- Kolase tvOnenews.com/ Tangkapan Layar YouTube: Sarwendah Official
Tak Bisa Disembunyikan Lagi, Sarwendah Akhirnya Jujur Sejak Ada Betrand Peto di Kehidupannya: Makin Lama Makin…
tvOnenews.com - Tak bisa disembunyikan lagi, Sarwendah akhirnya jujur sejak hadirnya Betrand Peto dalam hidupnya.
Betrand Peto telah menjadi bagian putra sulung Ruben Onsu dan Sarwendah sejak 2019.
- Instagram @sarwendah29
Meski Ruben dan Sarwendah bercerai, Onyo tetap dianggap layaknya anak kandung.
Kini Onyo juga tinggal bersama Sarwendah.
Lantas, seperti apa pengakuan Sarwendah terkait Betrand Peto? Simak informasinya berikut!
- Instagram @betrandpetoputraonsu
Dalam sebuah kesempatan, Sarwendah mengungkapkan perasaannya sejak Betrand Peto menjadi putra sulungnya.
Sarwendah mengaku awalnya sempat bingung.
Sebab saat mengangkat Onyo menjadi anaknya, eks personel Cherrybelle ini baru saja melahirkan anak keduanya, Thania Putri Onsu.
Momen ini terungkap jauh sebelum Sarwendah dan Ruben Onsu bercerai.
“Pertama kali Onyo ada dirumah aku bingung, punya anak perempuan tiba-tiba ada anak laki-laki. Nanti gimana ya ‘kalau aku ngasih tau tersinggung nggak ya’,” ujar Sarwendah dikutip tvOnenews.com dari kanal YouTube Liga Dangdut Indonesia.
Namun, seiring berjalannya waktu dan semakin mengenal satu sama lain, Sarwendah mulai merasa lebih mudah beradaptasi.
Ia pun merasa lebih nyaman dalam berkomunikasi dengan Betrand.
Sarwendah mengungkapkan bahwa kehadiran Onyo dalam hidupnya membuatnya merasa seperti memiliki seorang teman.
“Awal-awal aku ngobrol itu nggak nyambung harus ada ayahnya. Jadi makin lama makin nyambung berasa kayak punya temen," ucap Sarwendah.
"Ada saatnya bisa menjadi teman ada saatnya tegas, dia harus tau kali ini bunda lagi menjadi bunda bukan temannya Onyo,” sambungnya.
- Kolase tvOnenews.com
Lebih lanjut, Sarwendah juga mengatakan bukanlah hal yang mudah membesarkan seorang anak laki-laki.
Ibu tiga anak ini bahkan sampai berkonsultasi ke psikolog untuk mengetahui cara mendidik Betrand Peto dengan baik.
“Banyak belajar, banyak nanya profesional ke psikolog, supaya jangan sampai apa yang aku ajarin nggak sesuai.” ujar Sarwendah. (hnf)