- Kolase tvOnenews.com
Lama-lama Gerah, Sarwendah Akhirnya Bicara Jujur soal Love Language Betrand Peto yang Suka Peluk Cium: Dia Memang...
tvOnenews.com - Nama Betrand Peto hingga kini masih menjadi sorotan, karena kedekatannya dengan ibu angkatnya, Sarwendah.
Ditambah lagi, usai cerai dari Ruben Onsu, kini Sarwendah memutuskan tinggal bersama ketiga anaknya, yakni Betrand, Thalia, dan Thania.
Ruben dan Sarwendah diketahui memang sudah bercerai sejak 24 September 2024. Pada hati itu Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan mengabulkan gugatan perceraian yang dilayangkan Ruben Onsu.
Dengan demikian, Ruben dan Sarwendah sudah resmi bercerai dan menyandang status duda dan janda.
Selama masa perceraian Sarwendah dengan presenter kondang tersebut, ia mendapat banyak kritik dari netizen.
Hal tersebut didasari pada sikap dan kedekatan yang dinilai tak pantas antara dirinya dengan sang putra angkat, Betrand Peto.
Bahkan, netizen sampai menyeret nama Betrand Peto sebagai biang kerok dari keretakan dan hancurnya rumah tangga kedua orangtua angkatnya tersebut.
Tak sampai di situ, akibat 'kemesraan' yang kerap diumbar keduanya ke media sosial, netizen sampai menyebut bahwa Sarwendah dan cowok yang kerap dipanggil Onyo itu punya hubungan khusus.
Sebab, meski di atas kertas keduanya adalah ibu dan anak, tapi mengingat tak adanya hubungan darah antara Sarwendah dan Betrand, membuat netizen mengkritik 'kemesraan' mereka.
- Kolase tvOnenews.com
Sarwendah yang lama-lama 'gerah' dengan komentar nyinyir netizen kepada dirinya dan sang putra pun akhirnya angkat bicara, soal perilaku Onyo.
Ia mengungkapkan, bahwa perilaku Betrand Peto, seperti memberikan pelukan atau ciuman, sudah menjadi bagian dari adat dan budaya di tempat asal Onyo.
"Di tempat dia memang begitu, di sana semua orang bersikap seperti itu," ungkap Sarwendah dalam sebuah wawancara di YouTube Rumpi Trans TV.
Menurut Sarwendah, kebiasaan menunjukkan kasih sayang melalui pelukan dan kontak fisik lainnya adalah bak love language di daerah asal Betrand Peto, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bahkan, hal itu dianggap lumrah dilakukan di sana.
Hal itu dialami sendiri oleh Sarwendah saat mengunjungi NTT. Ia mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat yang memperlihatkan ikatan kekeluargaan yang erat.