- tvOnenews.com - Julio Tri Saputra
Ramalan Indigo Memang Benar Terbukti? Pasca Shin Tae-yong Dipecat PSSI, Ternyata Nasib Timnas Indonesia ke Depannya Malah Bakal...
tvOnenews.com - Awal tahun 2025 publik sepak bola Indonesia dihebohkan atas keputusan PSSI memecat Shin Tae-yong dari kursi pelatih timnas Indonesia.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir resmi memberhentikan Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Senin (6/1/2025).
Shin Tae-yong sudah bekerja sebagai juru taktik di skuad timnas Indonesia sejak tahun 2020, berbagai prestasi dan sejarah baru diraihnya bersama tim Garuda.
Bahkan pelatih asal Korea Selatan itu berhasil menorehkan sejarah baru dengan lolos putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dan menaikkan ranking FIFA Indonesia.
Tingginya persaingan di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia membuat setiap federasi lebih tegas kepada para pelatih demi meloloskan negaranya ke Piala Dunia 2026, termasuk timnas Indonesia.
Atas dasar itulah, membuat pihak federasi setiap negara mengambil tindakan cepat dan tegas jika sang pelatih tak mampu mencapai target.
Begitu pula timnas Indonesia, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menginginkan timnas Indonesia bisa melangkah lebih jauh, dan mengaku tidak mau bermain aman.
Pemutusan kerja sama PSSI dengan Shin Tae-yong disampaikan langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Meski kontrak Shin Tae-yong sudah diperpanjang pada April 2024 yang berlaku hingga tahun 2027.
"Pak Mardji sudah ketemu Coach Shin Tae-yong tadi pagi, dan Coach Shin sudah menerima surat menyuratnya," ungkap Erick Thohir pada konferensi pers, pada Senin (6/1/2025).
"Nanti ada proses berikutnya mengenai hubungan kita yang sudah berakhir, saya ucapkan terima kasih sekali lagi," tambah Erick Thohir.
Tak lama berselang, PSSI telah mengumumkan pelatih baru untuk Timnas Indonesia. Ia adalah Patrick Kluivert, juru taktik asal Belanda.
Patrick Kluivert akan dibantu oleh tiga asisten pelatih yang juga berasal dari Belanda, mereka adalah Alex Pastoor, Denny Landzaat dan Gerald Vanenburg
Dengan bergantinya kursi kepelatihan ini, PSSI berharap potensi yang dimiliki Timnas Indonesia bisa lebih maju lagi dan lolos ke Piala Dunia 2026.
Alhasil, Patrick Kluivert pun harus berhasil menanggung tekanan di mana ia dituntut untuk bisa membawa Timnas Indonesia melaju ke Piala Dunia 2026.
Lantas, mampukah Patrick Kluivert menjawab tantangan tersebut dengan membawa prestasi timnas Indonesia melebihi Shin Tae-yong?
- Kolase YouTube
Sementara itu, seorang perempuan indigo yang dipercaya bisa meramal masa depan, Bunda rita membacakan hasil terawangannya soal nasib Timnas Indonesia saat dilatih Kluivert.
Hal itu disampaikannya melalui kanal YouTube Ganjil Misteri, Bunda Rita melihat adanya kejanggalan dari pemecatan Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas.
Bunda Rita berpandangan bahwa Patrick Kluivert kemungkinan tidak akan memberikan perubahan signifikan untuk skuad Garuda.
"Untuk pelatih yang akan baru ini tidak membawa motivasi yang lebih wow atau lebih maju gitu loh," ucap Bunda Rita.
Kemudian, ia melihat di tangan juru taktik asal Belanda Patrick Kluivert, Marselino Ferdinan dan kawan-kawan malah akan mengalami kemerosotan.
"Malah saya, yang saya lihat kok sedikit merosot dan sedikit mundur, ya. Selain penggantian yang lama dari yang baru ini, dan kalau saya lihat sering terjadi keributan-keributan ya di antara pemain pelatih," ucap Bunda Rita soal kondisi Timnas Indonesia saat tak dilatih lagi oleh Shin Tae-yong.
Bukan tanpa alasan, Bunda Rita melihat hal tersebut terjadi karena adanya transisi dari gaya melatih Shin Tae-yong dengan Patrick Kluivert yang cenderung berbeda.
Menurut Bunda Rita, Patrick Kluivert hanya fokus pada tujuan membawa kemenangan saja, dan tak terlalu memikirkan hal lain.
"Pelatih ini merasa menjadi pelatih jadi sedikitnya tuh sepertinya mau menang, menang, menang, menang, tapi tidak memikirkan bagaimana yang dilatihnya saya lihat seperti itu," ucapnya.
Lalu, bagaimana masa depan Timnas Indonesia di bawah kepelatihan Patrick Kluivert?
Tentunya, prediksi tersebut hanya sebatas perkiraan yang tidak bisa dijadikan patokan pasti.
Sebagai pendukung setia Timnas Indonesia, kita seharusnya terus memberikan dukungan dan mendoakan yang terbaik agar skuad Garuda bisa meraih kesuksesan yang lebih besar di masa depan. (nka/ind)