- Oxford United
Top 3 Timnas Indonesia: Marselino Ferdinan Jadi Omongan Publik Kanada, Ramalan Media China Soal Timnas Indonesia Terbukti? Peluang Patrick Kluivert Lolos Piala Dunia 2026 akan...
Pertandingan Timnas Indonesia vs China pada 5 Juni 2025 di Stadion GBK disebut-sebut sebagai duel “hidup-mati”.
Dengan tiga poin tambahan, Indonesia bisa mengunci posisi ke babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan memperbesar peluang menembus sejarah.
- AFC
Namun China datang dengan semangat tinggi dan ingin membalas kekalahan sebelumnya.
Media China seperti Sohu bahkan menyebut pertandingan ini sebagai laga final.
“Timnas China akan menghadapi Timnas Indonesia di final, China akan menang 1-0 dan melaju ke babak berikutnya dengan 12 poin,” tulis Sohu.
Meski demikian, media tersebut juga mengakui kekuatan skuad Garuda yang disebut semakin solid berkat kemenangan atas Bahrain.
“Performa mereka sangat kuat, mereka tampaknya semakin dekat dengan persaingan untuk posisi ke-4 di grup,” lanjut Sohu.
Bila Indonesia sukses menang atas China, maka satu langkah besar menuju Piala Dunia akan terbuka lebar.
Bahkan jika Bahrain menang di dua laga sisa, selisih gol masih bisa membuat mereka tersingkir. Ini menjadikan laga kontra China sebagai titik balik sejarah sepak bola nasional.
3. Ramalan Mistis Bunda Rita: Kluivert Tak Cocok Latih Timnas Indonesia?
Di tengah euforia menuju Piala Dunia, muncul pandangan mengejutkan dari seorang indigo, Bunda Rita, yang menyebut bahwa pelatih Patrick Kluivert bukan sosok ideal bagi Timnas Indonesia.
Dalam video yang diunggah kanal Ganjil Misteri, Bunda Rita menyebut kepemimpinan Kluivert justru mengarah pada penurunan motivasi dan potensi konflik internal.
- Instagram patrick kluivert
“Untuk pelatih yang baru ini, tidak membawa motivasi yang lebih wow atau lebih maju,” ujarnya.
Ia juga menyoroti bahwa gaya kepelatihan Kluivert terlalu berorientasi pada hasil akhir tanpa memperhatikan kondisi emosional dan fisik pemain.
“Pelatih ini merasa menjadi pelatih, jadi sedikitnya tuh sepertinya mau menang, menang, menang, tapi tidak memikirkan bagaimana yang dilatihnya,” tambahnya.
Pernyataan ini mencuat seiring performa Indonesia yang belum terlalu meyakinkan di dua laga awal Kualifikasi putaran ketiga: kalah telak 5-1 dari Australia dan menang tipis 1-0 atas Bahrain.