- Istimewa
Tak Heran Hercules sampai Bertekuk Lutut Hingga Mundur Total dari Tanah Abang, Ternyata Ucu Kambing Sejak Umur 14 Tahun Sudah...
tvOnenews.com - Nama Hercules kembali jadi sorotan publik setelah sederet pernyataan kontroversialnya menyentil tokoh-tokoh besar, mulai dari Sutiyoso hingga Gatot Nurmantyo.
Tak banyak yang tahu, di balik sosok Hercules yang dikenal keras dan berkuasa, ternyata ada satu nama yang pernah membuatnya tak berkutik.
Sosok itu adalah Ucu Kambing, jawara asli Tanah Abang.
- Kolase tvOnenews
Bicara tentang dunia premanisme Jakarta era 1990-an, tentu tak lengkap tanpa menyandingkan nama Hercules dan Ucu Kambing.
Jika Hercules dikenal sebagai penguasa kawasan Tanah Abang, maka Ucu Kambing adalah satu-satunya orang yang pernah membuatnya mundur total dari wilayah tersebut.
Hercules, pria kelahiran Timor Leste, membangun kekuasaan premannya sejak akhir 1980-an.
Ia dikenal kebal hukum, bahkan sering disebut-sebut mendapat dukungan dari elite militer, termasuk Prabowo Subianto yang kala itu menjabat sebagai perwira tinggi di Kopassus.
Selama bertahun-tahun, Hercules menguasai Tanah Abang tanpa ada yang berani menantangnya—hingga nama Ucu Kambing muncul ke permukaan.
- tvOnenews.com
Ucu Kambing adalah sosok yang kontras. Bertubuh kurus, murah senyum, namun memiliki keberanian dan kemampuan bertarung luar biasa.
Sejak kecil, ia sudah dikenal jago silat. Ia belajar langsung dari sang kakek, Engkong Sabeni, yang merupakan pendekar legendaris Betawi.
Bahkan jargon "Lo jual, gue beli" yang kini populer di dunia jalanan, berasal dari mulutnya.
Tak seperti preman kebanyakan, Ucu tak suka disebut jagoan. Ia lebih dikenal sebagai pelindung para pedagang kecil.
- Youtube
Semangatnya membela yang lemah begitu kuat, bahkan pernah menghajar anggota Brimob demi membela temannya, hingga harus dipenjara pada tahun 1967.
Puncak perseteruan antara Ucu Kambing dan Hercules terjadi pada 1990-an, saat ketegangan di Tanah Abang memanas.
Ucu yang awalnya enggan ikut campur, akhirnya turun tangan ketika anak buah Hercules dikabarkan mencoba membakar kawasan Jatibaru.
Pertarungan tak terhindarkan dan berakhir dengan kemenangan telak kelompok Bang Ucu.
Kekalahan tersebut membuat Hercules dan pasukannya hengkang dari Tanah Abang, menyerahkan wilayah itu kepada Ucu Kambing.
- Kolase
Sejak saat itu, Ucu membentuk Ikatan Keluarga Besar Tanah Abang (IKBT) pada 1993, sebagai wadah resmi untuk melindungi para pedagang dari aksi premanisme.
Menariknya, setelah pertarungan hebat itu, hubungan antara Ucu Kambing dan Hercules justru mencair.
Keduanya menjalin persahabatan dan saling menghormati sebagai sesama tokoh yang pernah berjaya di masanya.
Salah satu kisah heroik yang paling dikenang dari Ucu Kambing adalah keberhasilannya menjaga kawasan Tanah Abang dari aksi penjarahan saat kerusuhan besar pada tahun 1998.
Saat sebagian besar wilayah Jakarta rusuh dan dijarah massa, Tanah Abang justru aman di bawah penjagaan Bang Ucu dan orang-orangnya.
Sayangnya, legenda itu kini tinggal kenangan. Pada 2 Januari 2024, Ucu Kambing meninggal dunia akibat komplikasi paru-paru.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Tanah Abang, terutama para pedagang yang pernah merasakan perlindungan darinya. (han/asl)