- tvOnenews.com - Taufik Hidayat
Terpopuler: Suporter Malaysia Desak FAM Minta Maaf ke Indonesia, Meski Kalah Media Malaysia Masih Sesumbar, Kata Media Vietnam soal Timnas
tvOnenews.com - Berita populer dari dunia sepak bola masih menjadi sorotan publik, terutama soal rivalitas klasik antara Timnas Indonesia dan Malaysia, hingga komentar mengejutkan dari media Vietnam terkait nasib Timnas Malaysia di Piala AFF U-23 2025.
Berikut tiga berita terpopuler terkait Timnas Indonesia, Malaysia, dan reaksi negara tetangga.
1. Suporter Malaysia Desak FAM Minta Maaf ke Indonesia
Rivalitas antara Indonesia dan Malaysia di dunia sepak bola memang tak pernah sepi dari sorotan.
Kali ini, desakan datang dari warga Malaysia sendiri kepada FAM (Federation of Football Association of Malaysia).
Para suporter Malaysia mendesak FAM agar segera meminta maaf kepada PSSI dan Timnas Indonesia.
Desakan ini mencuat setelah pihak Malaysia tiba-tiba mengubah keputusan mereka dan kembali membuka wacana untuk menggelar laga persahabatan dengan Timnas Indonesia.
Padahal sebelumnya, pelatih kepala Harimau Malaya, Peter Cklamovski, sempat menolak tawaran Indonesia dengan alasan Malaysia memiliki agenda tersendiri.
Diketahui, FAM sebelumnya sudah memastikan Malaysia akan mengikuti turnamen Piala CAFA 2025 yang berlangsung di Asia Tengah.
Namun, pelatih Malaysia secara mengejutkan memilih menarik diri dari turnamen tersebut.
Alasan yang disampaikan cukup masuk akal. Peter Cklamovski menyebut bahwa Piala CAFA 2025 bukan agenda resmi FIFA, sehingga pemain-pemain Malaysia yang berkarier di luar negeri sulit untuk dikumpulkan.
Baca selengkapnya: Suporter Malaysia Tiba-tiba Desak FAM Minta Maaf kepada Timnas Indonesia: Kami Tolak Ajakan Uji Coba dari PSSI, Ujung-ujungnya…
2. Meski Kalah, Media Malaysia Masih Sesumbar soal Rekor di GBK
Pertandingan terakhir Grup A Piala AFF U-23 2025 yang mempertemukan Timnas Indonesia U-23 vs Malaysia U-23 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (21/7/2025), berakhir imbang 0-0.
Hasil ini membuat Indonesia kokoh di puncak klasemen dengan 7 poin dan lolos ke semifinal.
Sebaliknya, Malaysia harus puas tersingkir lebih awal karena hanya finis di posisi ketiga dengan 4 poin dari hasil satu kemenangan atas Brunei Darussalam dan satu kekalahan dari Filipina.
Meski tersingkir, reaksi dari media Malaysia tetap memancing perhatian.