- Instagram/marselinoferdinan10
Blunder Marselino Ferdinan di Laga Kontra Taiwan, Netizen Berbondong-bondong Bilang: Mulai Harus Paham…
tvOnenews.com - Marselino Ferdinan kembali jadi sorotan saat Timnas Indonesia menggilas Taiwan dengan skor telak 6-0 dalam laga uji coba FIFA Matchday di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jumat (5/9/2025).
Meski Garuda tampil perkasa, performa gelandang muda ini justru menuai kritik pedas dari publik.
Pemain berusia 20 tahun itu turun sebagai pengganti pada menit ke-65, menggantikan Egy Maulana Vikri.
Namun, kehadirannya di lapangan selama 25 menit tak memberikan dampak signifikan bagi Timnas.
Justru, penampilan Marselino yang dikenal punya skill individu mumpuni, kali ini terlihat melempem.
Gocekan-gocekan yang biasanya memukau publik mudah dipatahkan lawan, stamina fisiknya tampak kedodoran, dan keputusan-keputusannya sering dianggap egois.
Ia lebih sering mencoba menusuk sendiri dibandingkan memberi umpan matang ke lini depan.
Alhasil, peluang emas Timnas kerap terbuang sia-sia.
Jalannya Pertandingan Timnas vs Taiwan
Sejatinya, laga ini menjadi salah satu pesta gol Timnas Indonesia.
Garuda sudah unggul empat gol di babak pertama.
Jordi Amat membuka keran gol di menit ke-4, lalu disusul gol bunuh diri Ming-hsiu Chao pada menit ke-23.
Marc Klok menambah keunggulan lewat tendangan keras pada menit ke-33, dan Eliano Reijnders mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-38.
Di babak kedua, dua gol tambahan hadir lewat Ramadhan Sananta (58’) dan Sandy Walsh (60’).
Skor 6-0 menutup laga dengan dominasi penuh Indonesia.
Sejumlah pemain mendapat apresiasi besar dari fans, termasuk Reijnders yang baru saja bergabung ke Persib, juga Sananta yang tampil klinis di lini depan.
Namun, di tengah pujian itu, Marselino justru mendapat sorotan berbeda.
Netizen menilai performanya di bawah ekspektasi, terlebih karena ia digadang-gadang sebagai motor serangan muda Timnas.
Setelah peluit panjang berbunyi, lini masa X dipenuhi komentar soal penampilan skuad Garuda.
Khusus Marselino Ferdinan, kritik datang bertubi-tubi.
“Marselino, i hope you can return to your best performance. Come back stronger!,” tulis akun @anitaifl**.
“Jangankan mauro, depannya Benzema Suarez pun bakal di cuekin ama die yakin gw 100%,” sindir netizen lain.
“Mulai harus paham kalo tugas MIDFIELDER itu BAGI BOLA KE STRIKER, BUKAN CETAK GOL,” tegas seorang netizen.
“Turunkan ego, pindah ke klub yang bisa kasih jam main supaya pengambilan keputusan dan skill makin terasah, lebih baik main di U23 dulu,” saran lainnya.
Bahkan, ada yang membandingkan Marselino dengan pemain Timnas lain, Egy Maulana Vikri.
“Lino harus belajar banyak sama Egy, biar gimanapun Egy sebagai seniornya udah punya pengalaman di Eropa. Performanya juga pernah turun, tapi pas dipanggil lagi ke timnas dia bisa main secara tim dan bisa bagi bola ke temen lainnya.”
Kritik ini tentu menjadi sinyal penting bagi Marselino yang kariernya tengah menanjak.
Dengan 39 caps bersama Timnas Indonesia di usia muda, ekspektasi publik terhadap dirinya begitu tinggi.
Namun, performa inkonsisten bisa menjadi bumerang jika tak segera dievaluasi.
Terlebih, Indonesia tengah bersiap menghadapi putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia melawan negara Timur Tengah.
Laga-laga berat melawan Arab Saudi dan Irak sudah menanti di bulan Oktober mendatang.
Dalam situasi ini, tim asuhan Patrick Kluivert jelas membutuhkan kontribusi semua pemain, termasuk Marselino, untuk tampil kolektif dan disiplin. (adk)