Marselino Ferdinan Dicoret, Ole Romeny Bongkar Perlakuan Tak Terlupakan di Oxford United
tvOnenews.com - Ole Romeny kembali mencuri perhatian setelah buka-bukaan soal kedekatannya dengan Marselino Ferdinan, rekan setimnya di Oxford United dan Timnas Indonesia.
Meski Marselino Ferdinan dicoret dari daftar skuad Timnas Indonesia untuk putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, nama Ole Romeny justru dipanggil lagi oleh Patrick Kluivert.
Keduanya memang punya chemistry yang kuat sejak sama-sama membela Oxford United, sebelum Marselino hijrah ke AS Trencin.
Marselino Ferdinand dan Ole Romeny. (Sumber: AFC)
Sebanyak 28 pemain diumumkan oleh Kluivert untuk menghadapi dua laga hidup-mati melawan Arab Saudi dan Irak bulan depan.
Namun, empat nama pilar utama tidak masuk daftar, termasuk Marselino Ferdinan.
Absennya gelandang 22 tahun itu cukup mengejutkan, mengingat ia berkontribusi besar di ronde ketiga kualifikasi dengan torehan dua gol dan satu assist.
Keputusan mencoret Marselino disebut murni alasan teknis, karena kurangnya menit bermain bersama klub barunya.
Di sisi lain, Ole Romeny justru dipercaya kembali meski kondisinya belum 100% setelah cedera engkel.
Striker 25 tahun itu memang jadi andalan Kluivert, terbukti dari dua golnya di ronde sebelumnya.
Namun, di balik dinamika skuad Timnas Indonesia, hubungan pribadi antara Marselino Ferdinan dan Ole Romeny jadi sorotan publik.
Dalam sebuah podcast di kanal YouTube VINDES pada 5 Juli 2025 lalu, Ole membongkar perlakuan tak terlupakan Marselino saat keduanya baru berkenalan di Oxford United.
Marselino Ferdinan dan Ole Romeny, Dua Pemain Timnas Indonesia dan Oxford United. (Sumber: tangkapan layar Youtube Vindes)
“Semuanya ini dimulai saat aku datang. Aku tidak akan pernah melupakan hari pertamaku ketika aku datang ke Oxford. Dia [Marselino Ferdinan] sangat senang melihatku,” ujar Ole Romeny.
Bahkan, ia mengungkap bagaimana Marselino menunjukkan sikap yang membuatnya merasa langsung akrab.
“Saya ingat saat saya harus melakukan beberapa sesi. Saya tidak punya mobil saat itu karena saya harus memperbaiki semua mobil dan hal-hal di tim baru saya, jadi dia menunggu semua sesi dan mengantarku pulang,” kenangnya.
Romeny menambahkan bahwa momen sederhana itu menjadi titik awal hubungan erat mereka.