news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Aksi Berkelas Jay Idzes saat Suporter Timnas Indonesia Lempar Botol di Laga Lawan Irak.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com | Instagram/@jayidzes - X/@idextratime

Viral Aksi Berkelas Jay Idzes saat Suporter Timnas Indonesia Lempar Botol di Laga Lawan Irak, Fans Garuda: Dia Tak Pantas…

Di tengah ricuhnya laga Indonesia vs Irak, Jay Idzes menunjukkan aksi berkelas saat suporter melempar botol ke lapangan. Sikapnya bikin fans sampai bilang...
Minggu, 12 Oktober 2025 - 06:05 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Laga Timnas Indonesia kontra Irak dalam babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, Minggu (12/10/2025) dini hari WIB di King Abdullah Sports City Stadium, meninggalkan cerita pahit.

Bukan hanya karena kekalahan, tetapi juga karena insiden di penghujung pertandingan yang mencoreng suasana.

Pada menit ke-87 hingga 88, ketika wasit memberikan kartu kuning kepada Ole Romeny, emosi di tribune suporter Timnas Indonesia memuncak.

Gestur Jay Idzes, kapten Timnas Indonesia yang meminta suporter berhenti melemparkan botol air minum ke dalam lapangan
Sumber :
  • X/@keejjuu_

 

Dari arah tribune timur hingga utara, beberapa botol minuman mulai beterbangan ke dalam lapangan. 

Saat itu, Indonesia tertinggal 0-1 lewat gol Zidane Iqbal di menit ke-76. 

Dalam suasana frustrasi dan ketegangan tinggi, sebagian penonton melampiaskan kekecewaan dengan cara yang tidak semestinya.

Komentar warganet pun langsung membanjiri media sosial. Ada yang mengecam, tapi tak sedikit juga yang melontarkan sarkasme:

“Irak guling-guling disambit, main-main sama suporter wakanda.”

“Mana takut jir Irak dilempar botol, mereka pernah dilempar rudal.”

“WAJAR PENONTON NGELEMPARIN BOTOL, BANYAK DRAMA IRAK.”

“Heiii stop lah, kenapa pake acara lempar botol ke lapangan.”

“Kesel bgt cokkkk, Irak drama, wasit asu, suporter malah lempar botol, ngegolin engga... lengkap sudah kekesalan ini.”

“Supporter Indonesia marah smpe ngelemparin botol ke lapangan gegara Ole Romeny dpt kartu kuning.”

Namun, di tengah amarah yang membara itu, muncul satu sosok yang bersinar, kapten Garuda, Jay Idzes.

Bek tangguh yang kini berkarier di Serie A itu menunjukkan kepemimpinan sejatinya.

Melihat botol-botol melayang ke lapangan, Jay segera mendekat ke arah tribun.

Dengan gestur tenang namun tegas, ia meminta para suporter untuk berhenti. 

Tak ada amarah di wajahnya, hanya ketulusan untuk menenangkan situasi dan menjaga kehormatan tim yang ia bela.

Tak berhenti di situ, Jay juga terlihat membantu memunguti botol-botol yang berserakan, meminggirkannya agar laga bisa segera dilanjutkan.

Jay Idzes terlihat membersihkan lapangan dari lemparan botol air minum suporter Timnas Indonesia saat laga melawan Irak
Sumber :
  • X/@keejjuu_

 

Sebuah tindakan sederhana, namun sarat makna.

Sikap berkelas Jay Idzes itu langsung viral. Warganet membanjiri media sosial dengan pujian dan rasa kagum.

“Jay Idzes meminta suporter Indonesia untuk berhenti melemparkan botol ke lapangan.”

“Ga nyangka kita punya kapten JAY IDZES.”

“Jay Idzes lahir untuk menjadi captain!”

Namun, di antara rasa bangga itu, ada juga nada getir yang menyeruak. Banyak yang merasa bahwa Jay Idzes terlalu berkelas untuk kekacauan yang melingkupi sepak bola Indonesia saat ini.

“Jay Idzes born to be leader is real, tapi dia ga pantes main buat negara serusak ini??.”

“Our capt, thank you so much Jay Idzes udah mau pilih untuk membela dan bergabung di Timnas Indonesia. Beruntung banget punya kapten yang jiwa kepemimpinannya luar biasa.”

“Kita tidak pantas mendapatkan Jay Idzes... dia sebenarnya pantas bermain di level yang jauh lebih tinggi daripada sepak bola kacau seperti ini, dengan federasi bodoh yang memecat pelatih terbaik kita di tengah kualifikasi.”

“Anugerah terindah itu bernama Jay Noah Idzes—and we don’t deserve him.”

Indonesia memang kalah di papan skor. Tapi di lapangan, ada kemenangan kecil, tentang bagaimana satu sosok menunjukkan bahwa sportivitas dan ketenangan masih punya tempat dalam sepak bola yang penuh emosi.

Dan mungkin, komentar para fans itu benar adanya, Jay Idzes memang terlalu berharga untuk direndahkan oleh situasi yang seharusnya bisa lebih baik.

Namun di sisi lain, justru karena sosok seperti dialah, harapan bahwa sepak bola Indonesia bisa lebih dewasa tetap menyala. (tsy)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:44
02:34
01:28
01:14
01:19
01:41

Viral