- Instagram @@ellhamyahya
Dari Sanjungan Jadi Hujatan, Perbuatan Gus Elham 4 Bulan Lalu Kini Bikin Netizen Kesal
tvOnenews.com - Sosok Gus Elham yang dikenal sebagai pendakwah muda asal Kediri kini tengah menuai sorotan tajam publik.
Ironisnya, Gus Elham yang dulu sempat disanjung karena dakwahnya dan sikap rendah hati, kini justru dihujat akibat perilaku yang dianggap tidak pantas.
Kontroversi ini bermula ketika video dan foto dirinya mencium anak kecil saat pengajian tersebar luas di platform seperti X (Twitter), TikTok, dan Instagram pada akhir Oktober hingga awal November 2025.
Gus Elham. (Sumber: TikTok/Info Gus Elham)
Dalam salah satu video, ia terlihat memeluk dan mencium anak perempuan secara berulang, bahkan ada yang tampak seperti ciuman di bibir.
Ada pula rekaman di mana ia terlihat “menyedot” pipi balita hingga terdengar suara.
Publik pun bereaksi keras. Banyak netizen menyebut tindakan itu tidak pantas dilakukan oleh seorang pemuka agama.
Sebagian besar khawatir soal risiko kesehatan anak, apalagi Gus Elham dikenal sebagai perokok aktif.
Bahkan muncul template unggahan di Instagram yang menuntut adanya proses hukum atas dugaan tindakan pelecehan.
Tokoh-tokoh besar seperti Gus Nadir dan Nadirsyah Hosen turut menegur keras.
Namun menariknya, empat bulan sebelum video tersebut viral, tepatnya pada 4 Juli 2025, Gus Elham sempat membagikan momen yang justru terpuji di akun Instagram pribadinya @ellhamyahya.
Dalam unggahan itu, ia menulis pesan moral, “Jangan pernah meremehkan orang lain karena mereka jelek di mata kita, mungkin kita tahu dosa yang mereka perbuat tapi kita tidak tahu taubat siapa yang diterima Allah, mungkin saja taubat mereka yang diterima dan taubat kita tidak.”
Ia juga menceritakan pengalamannya saat mengisi pengajian di Lapas Kediri, “2 bulan kemaren pas ngisi ngaji di Lapas 2 Kediri mas-mas 2 ini minta doa supaya segera keluar dari penjara dan alhamdulillah sekarang sudah keluar dan saget nderek rutinan malam Jumat. Mugo-mugo istiqomah ngaji tur ora mbalek maneh yo mas.”
Unggahan itu awalnya dipenuhi komentar positif. Seorang netizen menulis, “Amin mugo terkobul do’anya, boten pareng nakal meneh mas ke 2 njehh.” Sementara lainnya berkomentar, “MasyaAllah sehat selalu ya Gus ” dan “Alhamdulillah Gus. Allahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammad wa ‘ala ali sayyidina Muhammad.”
Namun, seiring mencuatnya video kontroversial belakangan ini, komentar di unggahan lama itu berubah drastis.
Netizen kini menumpahkan kekecewaan dan amarah di kolom komentar yang sama.
“Pake filter aja aura jametnya masih melekat,” tulis seorang pengguna Instagram dengan nada sarkas.
Ada pula yang menimpali, “Ketoke iseh mbejaji sing do tatoan. Daripada sing tengah.”
Komentar lain menohok lebih tajam, “Kek gini dijunjung, sehat kah kalian? Merokok, cium-cium anak kecil jamet bisa-bisanya diagung-agungin.”
Beberapa bahkan menyindir kebiasaan merokok sang Gus, “Rokoknya ga lepas-lepas ye, agak laen.” Seseorang menimpali, “Habis rokokan nyium bocil.”
Bahkan muncul komentar yang lebih frontal, “Sumpah demi Allah ga ada aura gus-nya sama sekali, kok dipanggil gus?”
Sementara warganet lain menulis, “Lebih baik yang bertato, karena mereka bisa menerima nasihat ketimbang seorang gus yang tidak bisa menerima nasihat.”
Kini, unggahan lama Gus Elham yang dulu dipenuhi sanjungan berubah menjadi ajang hujatan.
Banyak yang menilai, momen itu menjadi bukti betapa cepatnya publik berbalik arah ketika sosok yang diagungkan tersandung kontroversi moral.
Kasus ini pun menjadi pengingat bahwa figur publik, apalagi yang membawa nama agama, akan selalu berada di bawah sorotan tajam.
Sekali melakukan kesalahan, jejak digital akan terus membayangi, dan publik tak segan mengubah sanjungan menjadi hujatan hanya dalam hitungan hari.
(anf)