news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ruben Onsu cerita pengalaman pernah dikirim bungkusan kepala babi di tempat usahanya.
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Muhammad Faizar

Mencengangkan! Cerita Ruben Onsu Diteror Sihir, Dikirim Kepala Babi hingga Kucuran Darah di Tempat Usahanya

Mantan suami Sarwendah, Ruben Onsu menceritakan pengalaman mistis dikirim sihir. Ia mengaku beberapa tempat usahanya juga diteror kepala babi dan kucuran darah.
Minggu, 11 Januari 2026 - 17:05 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Presenter ternama Ruben Onsu menceritakan momen mistis dialami selama hidupnya. Ia mengaku ada beberapa kejanggalan sehingga diteror oleh sihir.

Dalam perbincangan dengan Ustaz Muhammad Faizar, Ruben Onsu menyampaikan bahwa, dirinya pernah dikirim teror berupa bungkusan kepala babi. Hal itu terjadi di beberapa tempat usahanya.

Ruben Onsu menambahkan, teror tersebut tidak hanya berbentuk bungkusan kepala babi. Ia mengatakan, di beberapa dari 170 tempat bisnisnya juga pernah dikirim kucuran darah.

"Wah, banyak kejadian-kejadian segala ada bungkusan kepala babi, terus kucuran darah di depan toko, bunga," ujar Ruben Onsu dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Muhammad Faizar, Minggu (11/1/2026).

Ia mengatakan, sejumlah kepala babi dikirim ke beberapa tempat usahanya juga dibalut dengan kain kafan. Selain itu, pesaing bisnisnya mengirim teror tersebut dengan kresek hitam.

"Dalamnya ada bunganya, saya beranggapan babinya makan bunga, mati nih," lanjutnya.

Ruben Onsu Cuek Dikirim Teror di Tempat Usahanya

Ruben Onsu cerita pengalaman mistis dan dikirim sihir kepada Ustaz Muhammad Faizar
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Muhammad Faizar

Mantan suami Sarwendah ini tampak tidak menghiraukan kiriman tersebut. Menurutnya, hal itu sudah terbiasa dialami olehnya.

Ruben membuat lelucon setelah dikirim kepala babi hingga melihat kucuran darah. Menurutnya, cara tersebut sebagai afirmasi agar tidak berspekulasi negatif kepada orang lain.

"Tapi kan kita menanggapinya pada saat itu siapa ini bidadari cantik-cantik mandi bunga di sini?," kelakar dia.

Menurutnya, berpikir positif sangat mempengaruhi oleh para pekerjanya. Ia tidak menginginkan ada ketakutan dialami seluruh pegawainya saat mendapat gangguan dari orang lain.

"Itu kan salah satu menyikapi kita terhadap orang yang bekerja sebenarnya. Jadi, emang tujuannya dia, mau dihancurkan (tempat usaha Ruben Onsu)," jelasnya.

Kiriman Teror Berdampak pada Pelanggan Tempat Usahanya

Selebritis berusia 42 tahun ini harus mengakui kiriman tersebut sangat mempengaruhi tempat usahanya. Hal itu berdampak kepada pelanggan setianya.

"Iya ada, jadi datangnya kayak kelewat terus gitu. Kadang-kadang kemarin usaha aku itu kan ada yang franchise. Jadi, mereka cerita ke kita, 'ini usaha sebelah tahu yang ngerjain'," tuturnya.

Alih-alih marah akibat tempat usahanya sepi, Ruben Onsu tetap pilih cuek dan bersikap positif. Ia mempercayai di dalam kehidupan pasti mendapat ujian bertubi-tubi.

Ruben tidak membantah setiap orang pasti akan bertemu dengan orang jahat atau yang tidak suka. Ia mengatakan, jika terpengaruh pada serangan tersebut, bisa menjadi stres.

"Jadi, ngambil pikiran positif itu susah lho, apalagi kita orang yang punya cerita kayak gini, tapi kita harus menaklukkan cerita di luar sana atau cerita kenyataan yang lain, itu enggak gampang," bebernya.

Ruben Onsu hanya Ikhlas

Presenter kelahiran 15 Agustus 1983 itu hanya bisa menanamkan rasa ikhlas. Ia sangat bersyukur hal tersebut telah tertanam dalam dirinya.

Berkat keikhlasan dirinya, berbagai serangan teror menghantam beberapa bisnisnya perlahan mulai menghilang. 

"Kata-kata ikhlas dari dulu sama saya kayak enggak jauh gitu sebenarnya. Jadi, ya udahlah. Akhirnya gara-gara ya udah sama pasrah, semakin dia rontokin tuh," tuturnya.

Ia mempercayai rezeki setiap orang telah diatur oleh Tuhan. Paling penting sebagai manusia, Ruben Onsu tetap berusaha bagaimana tempat usahanya lancar.

"Ternyata tetap harus ada ikhtiar, saya baru paham setelah saya Muslim," katanya.

Dikirim Sihir

Selain serangan teror ke tempat usahanya, Ruben Onsu juga mengalami serangan sihir secara fisik. Sebelum mualaf, ia mengaku belum mempercayai tentang sihir.

Ruben Onsu mengakui sebelum memeluk agama Islam, selalu bertanya-tanya terhadap penyakit dialaminya. Ia mencontohkan, ada 10 orang pintar yang ditanya terkait penyakit fisiknya.

"Tujuh di antaranya jawabannya sama, tiga ini enggak. Tapi kan saya enggak tahu, belum tentu tiga ini salah. Jadi, saya tetap menjaga elingnya saya untuk enggak terpengaruh," terangnya.

Ia sampai melakukan cek medis. Menurut keterangan dokter, ada penyakit yang terbaca secara fisik, ada juga tidak ditemukan penyebabnya.

Lagi-lagi, Ruben Onsu berpikir positif agar tidak stres. Cara afirmasinya membuat dirinya bahagia agar tidak terlalu memikirkan penyakit non-fisiknya.

Ustaz Faizar mengatakan, ciri-ciri orang terkena sihir biasanya mengalami sakit di bagian kepala dan pinggang. Ruben mengakui hal itu juga terjadi dialami olehnya.

"Jadi, sakit itu sakit banget, tapi lewat Maghrib ke atas. (kondisi pagi hari) normal aja berkegiatan kayak biasa. Jadi, kalau di malam, waktu Maghrib itu sudah mulai muncul rasa-rasa badan sakit banget, gelisah, tapi enggak tahu dipikirin," paparnya.

Selain sakit kepala dan pinggang, Ruben Onsu merasa aneh dengan kondisi matannya. Ia mengatakan, penglihatannya langsung blur saat menyetir mobil sampai sekarang.

"Tapi, saya pasti hilangkan dengan langsung wudhu, shalat," ngakunya.

Ia hanya berpikir positif terkait masalah matanya yang selalu rabun. Sebagai seorang Muslim, ia hanya mengandalkan wudhu dan shlat agar penglihatannya kembali normal.

(hap)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
01:27
12:44
15:36
06:26
05:03

Viral