- Instagram/denadaindonesia
Perjalanan Hidup Denada: Dulu Rela Jual Aset Demi Anak, Kini Digugat Pria yang Mengaku Putra Kandung
Jakarta, tvOnenews.com — Nama Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan, yang lebih dikenal dengan nama Denada, telah lama melekat sebagai salah satu figur multitalenta di industri hiburan Tanah Air.
Putri dari penyanyi legendaris Emilia Contessa ini mengawali kariernya sebagai rapper ternama pada era 1990-an, sebelum kemudian melebarkan sayap ke dunia akting, DJ, hingga musik dangdut.
Di balik sorotan gemerlap panggung, Denada menyimpan perjalanan hidup penuh perjuangan yang menyentuh empati publik.
- YouTube/MelaneyRicardo
Ia dikenal bukan hanya sebagai entertainer, tetapi juga sebagai ibu tunggal yang harus berjuang keras demi keselamatan buah hatinya.
Perubahan besar dalam hidup Denada terjadi pada pertengahan 2018. Putri semata wayangnya, Aisha—yang saat itu masih bernama Shakira Aurum—divonis mengidap kanker darah atau leukemia di usia yang masih sangat belia.
Demi memperoleh penanganan medis terbaik, Denada memutuskan membawa sang anak menjalani pengobatan di Singapura.
Langkah tersebut menjadi awal dari perjuangan panjang yang menguras emosi, fisik, dan finansial.
Biaya pengobatan yang mencapai miliaran rupiah membuat Denada harus mengambil keputusan besar.
Ia tanpa ragu melepas berbagai aset yang telah dikumpulkannya selama bertahun-tahun berkarier di dunia hiburan.
Sejumlah properti, termasuk rumah di kawasan Jakarta Selatan serta apartemen, diketahui dijual demi menutup biaya pengobatan.
Tak hanya itu, perhiasan dan barang berharga lainnya juga ikut dilepas agar perawatan Aisha dapat terus berjalan tanpa hambatan.
"Aku tidak merasa itu sebagai beban. Itu adalah apa yang harus aku lakukan sebagai seorang ibu," ungkap Denada.
Di masa-masa sulit tersebut, Denada bahkan sempat berada pada kondisi keuangan yang sangat terbatas. Meski demikian, ia memilih untuk terus bertahan dan berjuang.
Sikap Denada kembali menjadi sorotan publik ketika ia menolak bantuan dana dari rekan sesama artis.
Baim Wong diketahui pernah berniat memberikan donasi sebesar Rp100 juta untuk membantu biaya pengobatan Aisha. Namun tawaran tersebut ditolak Denada secara halus.
Penolakan itu dilandasi alasan yang menyentuh hati. Denada menilai masih banyak pihak lain yang lebih membutuhkan bantuan tersebut.
Ia merasa masih memiliki tenaga dan kemampuan untuk bekerja serta mencari nafkah selama hal itu memungkinkan. Prinsip tersebut membuat Denada menuai banyak pujian dan dinilai memiliki integritas tinggi.
Perjuangan panjang itu pun membuahkan hasil. Setelah menjalani perawatan intensif selama beberapa tahun, kondisi Aisha kini dinyatakan stabil dan jauh membaik.
Kini, saat Aisha menginjak usia 13 tahun, Denada menghadapi tantangan baru sebagai ibu dari anak remaja.
Meski harus bolak-balik antara Indonesia dan Singapura untuk urusan pekerjaan serta pendidikan sang anak, Denada tetap menjalani perannya dengan penuh dedikasi.
- Kolase tvOnenews.com / tvOne - Happy Oktavia / Instagram @denadaindonesia
Di tengah kisah perjuangan Denada sebagai ibu, muncul kabar kurang sedap yang mengejutkan publik. Seorang pria asal Banyuwangi bernama Ressa Rizky Rossano mengaku sebagai anak biologis Denada.
Pria berusia 24 tahun itu, melalui kuasa hukumnya Firdaus, menyebut kliennya diduga dibawa dari Jakarta ke Banyuwangi sejak bayi lantaran Denada tidak ingin statusnya sebagai ibu diketahui publik.
Sejak saat itu, Ressa disebut dirawat oleh adik dari ibu Denada. Ia mengaku selama bertahun-tahun mengira hubungannya dengan Denada hanyalah sebagai sepupu.
Atas dasar tersebut, Denada digugat ke Pengadilan Negeri Banyuwangi, Jawa Timur, dengan tudingan penelantaran anak. Dalam gugatannya, Ressa menuntut ganti rugi sebesar Rp7 miliar.
Nilai tersebut diklaim sebagai akumulasi biaya pendidikan sejak jenjang SD hingga SMA, uang saku, serta kebutuhan hidup selama bertahun-tahun.
Saat ditanya mengenai bukti yang menguatkan klaim bahwa Ressa merupakan anak biologis Denada, Firdaus menyatakan pihaknya belum dapat mengungkapkannya ke publik.
"Tapi secara garis besar, dasarnya adalah seluruh keluarga besar tahu bahwa Ressa adalah anak Denada, yang nanti akan kita jadikan saksi persidangan," ujar Firdaus.