- Kolase tangkapan layar YouTube AH & Viva.co.id
Gegara Inara Rusli, Ustaz Derry Sulaiman Soroti Pernyataan Janda Tidak Wajib Pakai Wali Nikah: Jangan Bodoh
"Tidak ada pernikahan tanpa wali," balas Ustaz Derry Sulaiman.
Ustaz Derry memberikan imbauan kepada para janda. Jika ada pria yang merayu lalu mengajak menikah, sebaiknya para wanita maupun janda harus pintar memilih pria tepat.
Ustaz Derry dengan satirnya menyinggung sosok Inara Rusli. Menurutnya, seorang perempuan tidak boleh begitu cepat terlena dengan rayuan maut pria lain yang belum sah menjadi suami.
"Jadi, teman-teman sekalian ya yang janda-janda, kalian jangan bodoh-bodoh jadi orang, jangan mau dirayu sama laki-laki ganteng, nampaknya banyak duitnya, mapan," tegasnya.
Lanjut Ustaz Derry Sulaiman, seharusnya para perempuan meminta petunjuk agar bisa menemukan pria yang tepat. Ia mengatakan, tidak semuanya pria terlihat saleh akan menuntun kebaikan.
Ia menyarankan khususnya untuk para janda, bagi yang ingin kembali mendapatkan pasangan hidup, minimal melakukan istikharah dan ikhtiar.
Ia mengatakan, cara tersebut sangatlah penting untuk mencari identitas calon pasangan sedalam-dalamnya. Hal ini agar tidak terjebak dalam rayuan lelaki sedang mendekatinya.
"Cek dulu, istikharah dulu, ada tim mata-mata kalian, dia udah punya istri atau belum? Tabayyun dulu," terangnya.
Pendakwah berusia 47 tahun itu semakin memberikan sindiran menohok dengan gaya satirnya kepada Inara Rusli. Ia bertanya-tanya kenapa ada perempuan maupun janda menikah dengan pasangannya secara cepat.
Berdasarkan dari pengakuan Inara Rusli dan Insanul Fahmi, keduanya pertama kali saling kenal setelah didekati oleh rekannya. Mulanya, hubungan keduanya hanya sebatas partner bisnis.
Seiring berjalannya waktu, Inara Rusli dan Insanul Fahmi nikah siri. Tujuannya untuk menunggu prosesi pernikahan secara resminya di tahun selanjutnya.
Pendakwah kelahiran 1 Agustus 1978 itu menegaskan, niat ingin menikah secara cepat bukanlah keputusan tepat. Ia mengatakan, pernikahan butuh melalui beberapa tahap agar rumah tangganya sempurna.
Ia mencontohkan, tahap sederhananya yaitu meminta izin atau mengabarkan walinya. Nantinya pihak wali dari mempelai wanita tidak meragukan pernikahan mereka.
"Ngomong sama walimu, sama ayahmu. Kalau ayahmu sudah tidak ada, ya sudah sama pamanmu, sama kakekmu, sama saudara laki-lakimu," jelasnya.