news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Apakah Denada Bisa Terancam Hukuman Penjara karena Tersandung Dugaan Penelantaran Anak?.
Sumber :
  • Kolase Instagram/@ressarossano__/@denadaindonesia

Apakah Denada Bisa Terancam Hukuman Penjara karena Tersandung Dugaan Penelantaran Anak?

Kasus dugaan penelantaran anak dilakukan Denada itu ramai di media sosial. Diketahui, sidang mediasi keduanya dijadwalkan besok, Kamis (15/1).
Rabu, 14 Januari 2026 - 20:08 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com- Artis Indonesia, Denada mendapatkan perhatian publik karena diduga melakukan penelantaran anak. Ini sebagaimana gugatan yang dilayangkan oleh Ressa.

Penyanyi Denada
Sumber :
  • YouTube/Comic8Revolution

Melihat kasus dugaan penelantaran anak dilakukan Denada itu ramai di media sosial. Praktisi Hukum, Agustinus Nahak memberikan penjelasannya agar dipahami dari sisi hukumnya.

Dalam penjelasannya, ia menilai gugatan yang dilayangkan oleh Ressa terhadap Denada bukanlah perkara mudah. Sebab pria yang mengklaim anak kandungnya itu harus bisa membuktikan secara mutlak, yaitu tes DNA.

Selain itu, masih ada pembuktian lain yang harus Ressa sampaikan atau perlihatkan. Dengan adanya berkas seperti akta kelahiran sampai surat keterangan lahir, tidak cukup hanya ucapan.

"Tes DNA adalah kunci utama dan satu-satunya alat bukti yang ilmiah mutlak yang dapat membongkar status asli antara Ressa Rizky Rosana dengan Denada. Kalau saya lihat mengenai kalau kita lihat dari stigma keluarga yang tidak profesional," jelas Praktisi Hukum, Agustinus Nahak dalam youtube cumi-cumi, dikutip Rabu (14/1).

Apakah Denada Bisa Terancam Hukuman Penjara karena Tersandung Dugaan Penelantaran Anak?
Sumber :
  • Kolase Instagram/@ressarossano__/@denadaindonesia

"Yang perlu saya garis bawahi, dan saya pertegas bahwa si anak juga harus mempersiapkan segala sesuatunya termasuk bukti petunjuk saksi ataupun dokumen. Berupa fakta yang di mana, di sana tertulis siapa bapak dan ibunya tertulis," sambungnya.

Denada yang bernama lengkap Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan digugat seorang pemuda asal Banyuwangi, Ressa Rizky Rossano (24) ke PN Banyuwangi. Ressa mengklaim sebagai anak kandung dan menuding penyanyi Indonesia tersebut telah menelantarkannya sejak kecil.  

Diketahui atas tudingan itu, Ressa menuntut ganti rugi dengan nilai yang dikabarkan mencapai Rp7 miliar melalui Pengadilan Negeri Banyuwangi.

Menurut Agustinus, selain dokumen tersebut. Ressa sebagai penggugat juga harus menghadirkan adanya saksi sekeluarga yang saat ini mengasuh, apakah waktu denada datang atau membawanya ini anak angkat atau bukan.

"ketiga, adanya dokumen selama dipersalinan, harus diperhatikan, apakah tertulis nama denada atau bukan. ini jarus benar dan transparan," ucapnya lagi.

Lantas, Apakah Denada Bisa Terancam Hukuman Penjara karena Tersandung Dugaan Penelantaran Anak?

Berdasarkan penjelasan Agustinus, ia tidak menjelaskan seputar hal tersebut. Namun, ia mengingatkan agar pihak Denada harus siap, jika gugatan Ressa benar terbukti adanya.

Sebab laporan yang saat ini, masuk dalam gugatan perdata di Pengadilan Negeri. Bisa naik menjadi pidana, apabila Denada terbukti melakukan penelantaran anak. Seperti apa yang digugatkan oleh Ressa.

"Kalau diadukan ke pengadilan masuknya ke dalam secara keperdataan untuk membuktikan memang status anak ada hubungan darah atau tidak. Tapi kalau memang nanti ada hubungan darah nanti pidananya akan dilaporkan di pihak Kepolisian," ungkap Agustinus.

"Bila menyangkut terkait dengan penelantaran anak itu, ada undang-undang Perlindungan Anak juga undang-undang 35 tahun 2014, dan ada perubahan di undang-undang Nomor 23 Tahun 2022 mengatur tentang definisi pengantaran anak ini harus jelas bentuk-bentuk pelayaran dan lantaran hal seperti apa," sambungnya.

Dia juga menyebutkan kalau penelantaran anak bisa dikenakan pasal 304 KUHP dan 308 KUHP. Diketahui, bisa mengancam pidana bagi siapa pun yang sengaja menempatkan atau membiarkan orang dalam keadaan sengsara (termasuk anak) padahal ia wajib merawatnya, dengan pidana penjara maksimal 2 tahun 8 bulan.

"Sedangkan pasal 304 pasal 308 itu sanksi pidana bagi penelantaran jangan main-main. Ancaman hukumannya itu lumayan," tegasnya.(klw)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:11
16:50
02:22
01:18
07:14
01:15

Viral