- Kolase tvOnenews.com / tvOne - Happy Oktavia / Instagram @denadaindonesia
Kuasa Hukum Ressa Rizky Rossano Bongkar Fakta Terbaru soal Sikap Denada, Singgung Komunikasi Diblokir
Banyuwangi, tvOnenews.com - Kemunculan Al Ressa Rizky Rossano membuat Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan menggemparkan publik. Sang artis digugat perdata atas dugaan penelantaran anak kandung.
Denada Tambunan digugat sebesar Rp7 miliar di Pengadilan Negeri Banyuwangi pada 28 November 2025. Penyanyi itu dinilai tidak mengakui Ressa Rizky sebagai anak biologis.
Selain itu, kuasa hukum Ressa Rizky, Ronald Tambunan menyampaikan fakta terbaru. Denada tidak hanya menelantarkan anak kandung, tetapi juga memblokir komunikasi.
Ronald menyampaikan pemblokiran komunikasi dilakukan Denada terhadap pamannya, Dino Rossano Hansa setelah menghadiri proses agenda sidang mediasi kedua di PN Banyuwangi, Kamis (15/1/2026).
"Nomor diblokir padahal diberitahukan bahwa om datang," ungkap Ronald Armada.
Komunikasi Diblokir Denada saat Dino dan Ressa Rizky Rossano Datang
- Instagram @denadaindonesia
Adik kandung ibu Denada, Dino Rossano Hansa dan istri, Ratih Puspita Dewi juga menjadi penggugat Denada ke Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi. Gugatan tersebut terdaftar pada 28 November 2025.
Dino dan Ratih menghadiri dalam agenda sidang mediasi kedua antara Ressa dan Denada. Dalam kesempatan itu, Dino menumpahkan kekesalannya.
Dino selaku pamannya membenarkan bahwa, komunikasinya diblokir oleh Denada. Padahal saat itu, ia dan Ratih ingin menemui keponakannya.
"Nomor omnya sendiri aja diblokir," kata Dino Rossano Hansa dengan penuh kekecewaannya.
Lebih lanjut, Ronald menyinggung pernyataan dari kuasa hukum Denanda. Sang penyanyi dinilai masih berkomunikasi dengan pihak keluarga pamannya.
Ronald membantah pernyataan tersebut. Menurutnya, tidak ada komunikasi yang terjalin baik lantaran Denada telah memblokir nomor handphone keluarga besar Dino.
Dino mengajak istri dan Ressa agar bisa berdiskusi sekaligus silaturahmi dengan Denada. Kala itu, mereka melakukan perjalanan jauh dari Banyuwangi menuju Jakarta lebih dari tiga jam.
Ronald menambahkan, kedatangan Dino dan Ressa tidak untuk meminta uang. Tujuannya untuk mencari solusi terkait dugaan penelantaran anak.
Alih-alih harapan tersebut terwujud, keluarga Dino dan Ressa gagal menemui Denada. Padahal mereka telah menunggu lama, bahkan selama dua hari berturut-turut.
"Bilang disuruh menunggu (oleh ART Denada), tetapi tidak pernah duduk bareng, di ruang tamunya aja nggak," tegasnya.