news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Inara Rusli di Podcast Denny Sumargo.
Sumber :
  • YouTube/DennySumargo

Psikolog Bongkar Gesture Inara Rusli Saat Klarifikasi Status Nikah Siri dengan Insanul Fahmi

Psikolog Joice Manurung ungkap gestur Inara Rusli di podcast Denny Sumargo menunjukkan kecemasan dan tekanan emosional terkait status nikah siri.
Sabtu, 17 Januari 2026 - 16:48 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Perhatian publik masih tertuju pada Inara Rusli setelah kemunculannya di podcast Denny Sumargo yang membahas status hubungannya dengan Insanul Fahmi.

Dalam perbincangan tersebut, Inara sempat terlihat emosional dan menitikkan air mata ketika mengungkap perasaannya soal pernikahan siri dan konflik yang melibatkan Wardatina Mawa.

Psikolog sekaligus grafolog Joice Manurung kemudian menganalisis ekspresi, nada bicara, dan gestur tubuh Inara selama sesi tersebut.

Dalam penilaiannya, Joice menyebut bahwa gestur Inara menunjukkan tanda kecemasan dan tekanan emosional yang besar.

“Karena dilihat itu momen di mana dia merasa tidak terima dengan situasinya. Kita lihat gesturenya banyak aktif, banyak grooming gesture yang dipakai," ujar Joice saat menjadi bintang tamu di program FYP Trans7.

"Biasanya grooming gesture seperti ngeremas-ngeremas tisu itu digunakan seseorang tanpa disadari untuk mengalihkan energi yang sifatnya kecemasan, ketakutan, tekanan, dan sebagainya,” tambahnya.

Menurut Joice, grooming gesture atau gerakan kecil seperti menyentuh wajah, memainkan tangan, atau meremas benda sering kali merupakan respon alami tubuh saat seseorang merasa tidak nyaman atau berusaha menahan emosi.

Inara Rusli, Wardatina Mawa
Sumber :
  • YouTube/DennySumargo/MaiaAlElDul

Gestur tersebut menandakan adanya beban psikologis yang tidak diungkapkan secara verbal.

Joice menilai, tangisan dan ekspresi emosional Inara bukanlah sesuatu yang dibuat-buat.

Ia melihat hal tersebut sebagai respons alami terhadap tekanan sosial dan sorotan publik yang selama ini diarahkan padanya.

“Jadi, momen itu sepertinya beliau sedang merasakan penolakan atau serangan baik dari media, masyarakat, atau siapapun yang membuat dia sulit untuk menghadapi. Ini sulit untuk melihat situasi realitanya. Makanya tadi ada kata-kata ‘saya pun tidak bisa terima’. Artinya yang bersangkutan bukan tidak menerima situasinya, namun kondisi ini mengalir membuat tekanan bagi dia. Itu yang sulit diterima sebenarnya,” jelas Joice.

Lebih lanjut, Joice menambahkan bahwa air mata yang muncul bukanlah strategi pencitraan, tetapi ekspresi spontan tubuh terhadap beban emosional.

“Air mata itu bentuk ekspresi. Biasanya keluar secara otomatis oleh tubuh karena perasaan yang dialami. Apakah itu menyedihkan, menyesali, hanya beliau yang tahu,” ujarnya.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

10:04
02:11
03:07
01:56
05:09
04:48

Viral