- Instagram @lulalahfah
Tak Banyak yang Tahu, Begini Awal Lula Lahfah Jadi Selebritas Internet
Lula mengenang vlog pertamanya sebagai sesuatu yang sangat sederhana.
“Vlog pertama aku kayaknya nge-mall aja deh, kalau enggak salah ya. Lifestyle aja,” kenangnya.
Ketika ditanya soal respons penonton setelah vlog tersebut diunggah, Lula mengaku tidak berekspektasi tinggi. Namun, sambutan yang ia terima ternyata cukup positif.
“Ya oke sih, mereka kayak suka aja gitu ngelihat kita seru-seruan. Sebenarnya agak enggak penting juga gitu. Share kehidupan aja,” ujar Lula dengan nada santai.
Ia bahkan masih mengingat salah satu vlog awalnya yang benar-benar merekam keseharian tanpa konsep khusus.
“Aku ingat banget ada satu vlog aku yang aku nonton film Now You See Me kedua, kalau enggak salah. Terus ya udah, aku benar-benar cuma nge-vlog keseharian aku sama teman-teman, yang kayak makan dulu terus habis itu kita review filmnya. Udah kayak gitu aja,” katanya.
Dari Ask.fm dan Meme hingga Dikenal Publik
Sebelum aktif di Instagram dan YouTube, Lula Lahfah ternyata lebih dulu dikenal lewat platform Ask.fm. Dari sanalah awal popularitasnya mulai tumbuh, bukan lewat video, melainkan meme.
Lula Lahfah mengenang, “Kalau dulu sebelum main di Instagram ataupun di YouTube itu aku di Ask.fm. Nah, yang bikin aku dikenal dulu gara-gara aku di Ask.fm itu suka bikin meme. Memenya muka sendiri, terus kayak ada tulisan-tulisan gitu yang relatable-relatable gitu loh.”
Meme-meme tersebut kemudian diposting ulang oleh akun humor besar, Dagelan, yang membuat nama Lula semakin dikenal luas.
“Terus dulu suka dipost sama Dagelan. Jadi meme aku suka dipost sama Dagelan. Terus aku dapat followers-nya itu dari situ. Terus dari situ jadi kenal sama teman-teman yang di internet juga dari situ. Iya, di-reach out sama mereka,” jelas Lula.
Perjalanan Panjang Seorang Lula Lahfah
Lula Lahfah (17 Juli 1999 – 23 Januari 2026) dikenal sebagai figur publik, selebritas internet, penyanyi, dan pemeran Indonesia.
Ia merupakan anak kedua dari tiga bersaudara, dari pasangan Feroz Marikar dan Tatu Yulyanah.