news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Lula Lahfah & Sang ibu, Tatu Yulyanah.
Sumber :
  • Kolase TikTok/Lula Lahfah & Tangkapan layar YouTube Intens Investigasi

Dengan Suara Bergetar, Ibu Lula Lahfah Ceritakan Kronologi Awal Mula Anaknya Dikabarkan Meninggal Dunia

Ibu mendiang selebgram Lula Lahfah, Tatu Yulyanah membagikan kronologi dirinya pertama kali dikabarkan anaknya sekaligus pacar Reza Arap telah meninggal dunia.
Minggu, 25 Januari 2026 - 20:13 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Ibu mendiang Lula Lahfah, Tatu Yulyanah menceritakan kronologi awal mula dikabarkan putri tercintanya meninggal dunia pada Jumat (23/1/2026).

Tatu Yulyanah mendapat kabar Lula lahfah sempat kritis. Ia pun disuruh menyambangi kamar putrinya di Apartemen Assence Dharmawangsa di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

"Aku cuma dapat kabar. Katanya anakku itu kritis, terus aku disuruh ke apartemennya. Di tengah jalan, dibilang kalau (Lula Lahfah) ada sama aku," ungkap Tatu Yulyanah dilansir tvOnenews.com dari Intens Investigasi, Minggu (25/1/2026).

Lula Lahfah Sempat Berkomunikasi dengan Orang Tua

Selebgram Lula Lahfah bersama kedua orang tuanya
Sumber :
  • Instagram/@tatu_yulyanah

Tatu menjelaskan, komunikasi antara almarhumah dengan dirinya dan sang suami, Muhammad Feros sempat berjalan secara intens. Bahkan ia selalu mendapat kabar dari pacar Reza Arap tersebut.

Kemudian, komunikasi dari Lula Lahfah sempat mendadak terputus pada Jumat, 23 Januari 2026. Ia merasa heran dirinya belum mendapat kabar sama sekali.

"Pada hari itu memang enggak ada kabar dari Lula, walaupun sebelumnya dua hari berturut-turut itu dia telepon aku," terangnya.

Tatu mengatakan, dirinya masih ada urusan lebih dulu setelah mendapat kabar kondisi Lula semakin kritis. Selepas itu, ia langsung bergegas mengunjungi apartemen putrinya.

Ia bersyukur sudah banyak teman Lula Lahfah juga ikut menyambangi apartemen putrinya. Mereka tentu sangat khawatir dengan kondisi sahabatnya.

Ia mengatakan, kondisi dirinya saat itu sudah tidak terkendali. Ia tidak mengetahui siapa saja teman-teman Lula Lahfah yang mengkhawatirkan kondisi putrinya.

"Datang satu per satu semuanya. Di situ juga aku udah benar-benar blank banget. Jadi, siapa pun yang datang itu aku nggak tahu siapa itu semuanya. Kayaknya mata aku udah enggak tahu gimana," jelasnya.

Belum Percaya Lula Lahfah Meninggal Dunia

Ibu Lula Lahfah, Tatu Yulyanah setelah putrinya dimakamkan di TPU Rawa Terate, Jakarta Timur
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Intens Investigasi

Dengan raut wajah tertunduk lemas, Lula lahfah tak kuasa menahan getaran air matanya. Ia masih belum mempercayai Lula Lahfah meninggal dunia.

Kata dia, Lula Lahfah masih memberikan kabar dirinya kembali sehat. Ia pun bertanya-tanya dengan penuh kepastian setelah diinformasikan anaknya telah tiada.

"Aku masih denial kalau anakku udah enggak ada. Sempat aku stres gitu bilang, 'Kalau Luna masih ada? Luna masih ada?'. Aku sempat telepon Lula, Lula kemarin masih telepon aku, masih minta bantuan aku," bebernya.

Namun pada kenyataannya, almarhumah dikabarkan telah meninggal dunia. Tatu merasa terpukul atas kondisi putrinya.

"Jadi buat aku, ini pukulan paling hancur buat aku," pasrah dia.

Sosok Lula lahfah di Mata Orang Tuanya

Bagi Tatu, Lula lahfah merupakan sosok putri yang baik dan berbakti kepada orang tuanya. Ia merasa bangga terhadap anaknya yang selalu tegas dengan setiap kondisinya.

Ia menambahkan, Lula dikenal sosok sederhana. Bahkan putrinya bukanlah anak yang manja karena tidak ingin menyusahkan orang tuanya.

"Lula itu anak baik. Dia itu enggak pernah ngeluh tentang apa pun. Jadi, apa yang dihasilkan selama ini semua benar-benar hasil keringat dia tanpa satu persen pun dari orang tua," ucapnya.

Akan tetapi, Lula Lahfah kini telah tiada. Ia mau tak mau harus ikhlas dengan keadaan saat ini karena hal itu sudah bagian takdir dari Sang Pencipta.

"Itu semuanya sudah kasih sayang karena Allah punya rencana lain," lanjutnya dengan suara terbata-bata.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menceritakan kronologi korban ditemukan meninggal dunia. Hhal ini bermula dari kegelisahan asisten rumah tangga (ART) Lula Lahfah, Asiah.

"Iya ditemukan sendiri oleh petugas keamanan. Ada kekhawatiran ART saat diketok tidak buka pintu," ungkap Budi.

Kekhawatiran ART muncul lantaran kondisi kesehatan korban dalam keadaan tidak baik. Asiah meminta tolong kepada sekuriti setempat untuk membuka pintu kamar Lula dalam keadaan terkunci.

"Dan diketahui bahwa, kondisi kesehatan lagi kurang sehat," tambah Budi.

Sementara, Kasihumas Polres Metro Jaksel, Kompol Murodih menjelaskan, sekuriti apartemen tidak sendirian. Empat orang Manajemen Apartemen juga ikut mendobrak kamar korban.

"Dicek denyut nadi, detak jantung sudah tidak berjalan atau bergerak. Kemudian, telepon asisten pribadi yang kebetulan ada di luar apartemen. Asisten dia (menuju) kamar atau tempat kejadian perkara (TKP) sekitar 15 menit," beber Murodih.

Pada akhirnya, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati untuk proses autopsi. Sementara, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes I Putu Yuni Setiawan membenarkan terkait surat kematian yang beredar di media sosial. Kata dia, ada seorang dokter dari klinik yang sempat mendatangi kamar apartemen korban.

"Dokter yang datang," kata Putu saat dikonfirmasi.

Terkait penyebab Lula Lahfah meninggal dunia diduga akibat overdosis, dokter spesialis jantung, dr. Haryanto membantah tuduhan dugaan korban tutup usia karena hal tersebut.

Pasalnya, polisi hanya menemukan obat-obatan dan surat rawat jalan saat mengolah tempat kejadian perkara (TKP). Bahkan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan.

"Kami perlu tegaskan berdasarkan data klinis dan hasil laboratorium, tidak ditemukan indikasi intoksikasi obat atau zat terlarang. Penyebab utamanya adalah gangguan irama jantung fatal yang dipicu oleh kondisi fisik yang sangat drop," tegas dr. Haryanto di Jakarta, Sabtu (24/1/2026).

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah mengabarkan, hingga kini mengenai penyebab kematian Lula Lahfah masih misteri. Sebab, pihak keluarga pilih menghentikan proses autopsi.

Jenazah Lula Lahfah juga telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Rawa Terate, Jakarta Timur, Sabtu, 24 Januari 2026.

(hap)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:11
01:16
05:22
07:46
02:27
01:56

Viral