news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi GERD Mirip Sakit Jantung.
Sumber :
  • Freepik

Benarkah GERD Sebabkan Kematian? Begini Kata Dokter

GERD seringkali dianggap sebagai salah satu penyakit yang mengancam nyawa seseorang. Lantas, apakah itu fakta atau mitos? Simak jawaban dari dokter di bawah!
Selasa, 27 Januari 2026 - 14:10 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Penyakit GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) kerap membuat penderitanya merasa cemas berlebihan.

Pasalnya, gejala GERD seperti nyeri dada, sesak napas, hingga rasa terbakar di dada sering kali mirip dengan keluhan penyakit jantung atau paru-paru.

Tak jarang, muncul anggapan bahwa GERD bisa menyebabkan kematian. Namun, benarkah demikian?

Ilustrasi GERD Mirip Sakit Jantung
Sumber :
  • Freepik

Melansir tayangan Hidup Sehat di tvOne, dr. Kaka Renaldi, SpPD-KGEH, spesialis penyakit dalam, menegaskan bahwa anggapan GERD dapat menyebabkan kematian adalah mitos. Menurutnya, GERD bukanlah penyakit yang memicu kematian secara langsung.

"GERD itu karena diakibatkan refluks dan bukan karena adanya gangguan di jantung ataupun di paru-paru," jelasnya.

Refluks merupakan kondisi di mana naiknya asam lambung ke kerongkongan. Kondisi ini terjadi ketika otot sfingter (katup) esofagus bagian bawah melemah atau tidak menutup dengan benar. 

dr. Kaka menegaskan, secara medis, GERD tidak menyebabkan kerusakan fatal yang dapat berujung pada kematian.

Meski demikian, dr. Kaka menjelaskan bahwa banyak pasien dengan penyakit jantung atau paru-paru juga memiliki riwayat GERD.

Kondisi inilah yang sering menimbulkan kesalahpahaman. Ketika seseorang dengan GERD meninggal dunia, seolah-olah GERD-lah penyebabnya, padahal penyebab utama kematian tersebut adalah penyakit jantung atau paru-paru yang diderita pasien.

"Pasien dengan keluhan jatung atau paru-paru sering kali juga memiliki GERD. Jadi seolah-olah GERD-nya itu yang menyebabkan kematian, padahal sebenarnya yang menyebabkan orang meninggal itu karena paru-paru atau jantungnya," jelas dr. Kaka.

Lebih lanjut, dr. Kaka menekankan bahwa kecemasan berlebih justru bisa memperparah gejala GERD.

Ilustrasi sakit lambung.
Sumber :
  • ANTARA

Banyak pasien GERD yang merasa takut akan meninggal karena keluhan nyeri dada atau sesak napas yang dialami.

Padahal, rasa cemas tersebut dapat meningkatkan produksi asam lambung, sehingga gejala GERD menjadi semakin berat dan sering kambuh.

“Jadi sekali lagi saya tekankan GERD tidak dapat menimbulkan kematian, karena hal ini sering kali menyebabkan kecemasan pada pasien-pasien yang tentunya menambah parah penyakit GERD-nya,” tegas dr. Kaka.

Oleh karena itu, penting bagi penderita GERD untuk memahami penyakitnya dengan benar. Mengelola stres, menerapkan pola makan sehat, menghindari makanan pemicu asam lambung, serta rutin berkonsultasi ke dokter menjadi langkah utama untuk mengontrol GERD.

Dengan pemahaman yang tepat, pasien diharapkan tidak lagi takut berlebihan. GERD memang mengganggu kualitas hidup, tetapi bukan penyakit mematikan.

Edukasi yang benar menjadi kunci agar pasien lebih tenang dan mampu mengendalikan gejala dengan baik.

(nka)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:44
03:26
01:32
06:03
01:24
05:06

Viral