- Instagram/lulalahfah
Reza Arap Jalani Pemeriksaan Terkait Kematian Lula Lahfah, sang Adik Ungkap Kesedihan
tvOnenews.com - Kasus kematian selebgram Lula Lahfah kini memasuki babak baru.
Setelah hasil visum awal menyatakan tidak ditemukan tanda kekerasan, Reza Oktovian alias Reza Arap akhirnya menjalani pemeriksaan sebagai saksi oleh Polres Metro Jakarta Selatan pada Senin malam, 26 Januari 2026.
Reza Arap, yang diketahui sebagai kekasih Lula Lahfah, datang memenuhi panggilan penyidik sekitar pukul 23.00 WIB dan baru keluar sekitar pukul 03.50 WIB dini hari. Pemeriksaannya berlangsung hampir empat jam.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, membenarkan bahwa pemeriksaan dilakukan secara mendalam.
“Selesai diminta keterangan jam 03.50 WIB,” ujar Budi saat dihubungi pada Selasa, 27 Januari 2026.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah menyampaikan bahwa polisi memberikan 30 pertanyaan kepada Reza Arap terkait kronologi dan situasi saat ditemukan jenazah Lula.
“Sampai saat ini, dari keterangan yang ada, Reza berada di tempat kejadian perkara (TKP),” ujar Iskandarsyah.
Menurut pihak kepolisian, kehadiran Reza di lokasi menjadi alasan kuat pemeriksaan dilakukan secara mendetail.
Polisi juga memastikan akan menelusuri lebih lanjut keterangan dari seluruh orang yang terakhir kali berinteraksi dengan Lula sebelum meninggal dunia.
Sementara proses hukum berjalan, Shaquille Sultan Pahlevi, adik dari mendiang Lula Lahfah, akhirnya buka suara.
- Antara
Dalam wawancara yang diunggah di kanal Reyben Entertainment, Shaquille mengaku masih sulit menerima kenyataan bahwa sang kakak telah tiada.
“Nge-freeze awalnya, enggak nerima lah ya. Jadi pas dapat kabar, enggak langsung bertindak. Salat Magrib dulu, terus Isya, baru ke rumah sakit. Pas sampai sana udah ramai,” ungkap Shaquille.
Shaquille menceritakan bahwa komunikasi terakhir dengan Lula terjadi dua malam sebelum kepergian sang kakak.
Lula sempat mengajaknya untuk datang bermain ke rumah, namun ajakan itu tidak sempat ia penuhi.
“Dua malam sebelum, ngajak main ke rumahnya. Belum nyempetin, nyesel banget, salah satu penyesalannya itu enggak nyempetin waktu. Kita kan enggak tahu ya, kalau tahu mah pasti datang,” katanya.
Ia juga menuturkan bahwa Lula sebenarnya adalah sosok yang banyak berkorban untuk keluarga.
Saat keluarganya mengalami kesulitan ekonomi, Lula bahkan rela tidak melanjutkan kuliah agar adiknya bisa menempuh pendidikan lebih tinggi.
“Ada bagusnya mungkin ya, karena dia cepat settle bisa dibilang. Tapi ya sayangnya udah pergi duluan. Cuma dia belum sempat nikmatin hasil kerja kerasnya sepenuhnya. Sekarang tugas aku buat ngelanjutin apa yang dia udah build,” ujar Shaquille.
Shaquille juga mengingat percakapan terakhirnya dengan sang kakak yang terjadi di rumah sakit.
Menurutnya, Lula sempat bercerita banyak hal termasuk soal penyakitnya, namun terlihat mulai membaik sehingga keluarga mengira kondisinya sudah stabil.
“Paling pas lagi di RS itu dia cerita, tapi setelah itu ya kita semua kira dia udah sehat,” katanya.
Adik Lula juga mengungkap bahwa sebelum meninggal, kakaknya baru saja pindah ke apartemen baru.
“Iya, lagi pindahan. Dari apartemen sebelumnya ke apartemen yang dia baru itu, yang sekarang ditempatin,” ungkapnya.
Meski pemeriksaan terhadap orang-orang terdekat Lula, termasuk Reza Arap, masih berlangsung, keluarga memilih untuk menahan diri dari komentar lebih lanjut.
Shaquille mengaku belum sanggup menelusuri pemberitaan yang beredar.
“Belum buka sosial media sama sekali, karena berat banget kalau keingat Kak Lula. Jadi enggak nyari news-nya, tadi aja dikabarin orang rumah,” ujarnya.
Ketika ditanya tentang hubungan Reza Arap dengan keluarganya setelah tragedi itu, Shaquille memilih tidak menjawab dan langsung mengakhiri sesi wawancara.
Kini, publik menanti hasil pemeriksaan kepolisian untuk mengungkap secara jelas penyebab kematian Lula Lahfah yang mendadak dan menyisakan duka mendalam bagi banyak pihak. (adk)