news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ressa dan Denada.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / YouTube HepiNews / Instagram @denadaindonesia

Ressa Akui Trauma Usai Namanya Disebut-sebut sebagai Penyebab Denada Diboikot

​​​​​​​Ressa Rizky Rossano mengaku trauma usai dituding sebagai penyebab Denada diboikot. Ia menegaskan tak pernah meminta boikot dan hanya ingin pengakuan.
Minggu, 1 Februari 2026 - 15:47 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Isu Denada diboikot mencuat sejak akhir Januari 2026 setelah pengakuan Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandung Denada menjadi sorotan publik dan memicu reaksi luas di media sosial.

Sejak pernyataan itu disampaikan ke publik melalui berbagai podcast dan media, sentimen netizen pun berkembang luas dan berujung pada seruan boikot terhadap Denada.

Seruan boikot semakin menguat karena citra Denada selama ini dikenal sebagai sosok ibu yang berjuang keras demi anaknya, Aisha.

Namun, kemunculan pengakuan dari Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandung lain yang merasa diabaikan memicu kekecewaan sebagian masyarakat. Kondisi tersebut memicu perdebatan panjang di media sosial hingga platform berita.

Tekanan publik terhadap Denada makin terasa saat ia tampil sebagai juri di sebuah ajang pencarian bakat dangdut. 

Momen ketika Denada terlihat menangis di atas panggung justru menuai kritik dari netizen. Tak sedikit yang menilai aksi tersebut sebagai bentuk pencitraan di tengah kasus hukum yang sedang dihadapinya, bahkan menuduh Denada “menjual tangisan”.

Dampak dari isu Denada diboikot ini disebut mulai terasa secara profesional. Laporan yang beredar menyebutkan adanya penurunan tawaran pekerjaan atau kondisi “sepi job” akibat sentimen negatif publik yang belum sepenuhnya mereda.

Di sisi lain, Ressa Rizky Rossano mengaku terpukul secara mental setelah namanya disebut-sebut sebagai penyebab Denada terancam diboikot dari televisi. Tuduhan tersebut disebut datang dari sejumlah rekan artis Denada. 

Pihak Ressa menegaskan bahwa tujuan utama mereka sejak awal hanyalah mencari pengakuan dan keadilan, bukan untuk mematikan rezeki Denada.

Sebagai upaya meredam polemik, pihak Denada melalui kuasa hukumnya, Muhammad Iqbal, akhirnya secara resmi mengakui Ressa sebagai anak kandung pada 30 Januari 2026.

Mereka membantah tuduhan penelantaran dengan menyebut adanya bukti transfer uang bulanan hingga Januari 2026, serta bukti pemenuhan biaya sekolah. 

Meski demikian, sentimen boikot masih bertahan karena Denada belum menyampaikan pernyataan langsung secara personal, sementara proses mediasi gugatan perdata senilai Rp7 miliar juga berakhir gagal.

Ressa Rizky Rossano dan tim kuasa hukumnya pun semakin sering muncul di hadapan awak media untuk menyampaikan curahan hati. 

Terakhir, Ressa dan timnya ditemui pada Minggu siang, 1 Februari 2026. Pernyataan tersebut diunggah melalui kanal YouTube HepiNews. 

Dalam kesempatan itu, Ressa kembali menegaskan keinginannya agar Denada mengakui dirinya secara langsung sebagai anak kandung, termasuk pengakuan tertulis.

Ressa juga mengungkapkan reaksi jujurnya saat mengetahui Denada diboikot usai dirinya muncul ke publik. 

Di tengah upayanya mulai mengembangkan karier di dunia hiburan dan menerima undangan dari beberapa brand, Ressa mengaku sempat merasa takut. 

Ketika awak media menyinggung soal adanya dugaan intervensi dan dampaknya terhadap langkahnya di dunia entertainment, Ressa menjawab, “Takut, jelas saya takut.”


Ressa dan Tim Kuasa Hukum. (Sumber: YouTube HepiNews)

Saat ditanya apakah dirinya jadi berpikir ulang untuk masuk ke dunia hiburan, Ressa mengaku, “Iya, ada agak traumanya.” 

Mengenai intervensi yang dimaksud, ia mengatakan, “Intinya seakan-akan yang menyebabkan Mbak Dena diboikot itu karena saya.”

Ressa tak menampik bahwa dirinya sempat emosi ketika mengetahui tudingan tersebut. “Emosi, iya,” ujarnya singkat. Namun ia menegaskan tidak merasa bersalah. 

“Enggak, kan bukan Ressa sendiri yang minta diboikot, kan,” katanya.

Ia juga menyayangkan sikap sejumlah rekan Denada yang melontarkan pernyataan tersebut di tengah usahanya mencari kepastian status. 

“Ya, menyayangkan banget lah berbicara seperti itu ke aku,” ucap Ressa. 

Ketika ditanya apakah ia sempat mencoba memberikan penjelasan, Ressa menjawab, “Enggak, karena enggak ada waktu untuk berbicara pada saat itu.”

(anf)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:20
02:24
03:50
01:11
01:32
00:45

Viral