- Istimewa
Curhat Pilu Teddy Pardiyana Setelah Lina Jubaedah Tiada
Awak media kemudian menanyakan bagaimana Teddy memenuhi kebutuhan Bintang selama dua tahun terakhir di tengah kondisi sulit.
Teddy menjawab, “Kerasa banget ya tahun pertama. Ya alhamdulillah banyak yang bantu juga ya, dari lawyer juga Pak Ali saya mengucapkan makasih banyak Pak Ali Nurdin itu ngebantu beberapa bulan kebelakang buat apa support susu pokoknya juga saya nggak munafik.”
Ia melanjutkan, “Terus ya kebanyakan sih dibantu apa kayak bibi yang dulu dimodalin saya atau saudara yang dulu emang dimodalin atau temen yang emang dulu apa ya bilangnya saling bantu yang dulu pernah dibantu pas waktu kemarin ya saling bantu lagi lah gitu.”
Dalam wawancara tersebut, Teddy juga bercerita tentang kondisi ekonomi ketika Lina Jubaedah masih hidup. Ia mengungkap bahwa mereka sempat memiliki sumber penghasilan dari salon dan usaha lain.
“Waktu dulu kan dari salon ada, terus salonnya emang apa dipercayakan ke saudaranya sama almarhumah. Terus salonnya itu tempatnya dikontrakin sekarang jadi enggak jalan lagi,” kata Teddy.
Ia menambahkan bahwa usaha kos-kosan juga sempat berhenti karena pandemi dan aturan pembatasan sosial.
“Terus ada dulu itu ada usaha material ada usaha kosan cuman kosan juga 2 tahun kebelakang emang dikosongin dulu karena kan emang dibilangnya paya harus gak boleh berdua boleh lebih dari 5-10 waktu itu dari anjuran pemerintahnya, jadi takut ada sesuatu yang dia watir kan akhirnya ya dikosongin selama dua tahun kebelakang,” ungkap Teddy.
Tak hanya soal ekonomi, Teddy juga menjelaskan tempat tinggalnya bersama Bintang setelah Lina meninggal dunia.
Ia mengaku sempat tinggal di rumah sebelumnya, namun karena kondisi yang tidak nyaman akibat wartawan yang terus mendatangi, ia memutuskan pindah.
“Saat sudah meninggal, terus wartawan nyerbu kesana rumah yang ditinggali sebelumnya waktu itu masih ada dulu sewakan setahun, baru enam digedor terus kurang istirahat, kurang tidur, terus emang pengen nenangin diri lah akhirnya saya searching di Facebook ada di marketplace ya akhirnya dapat saya pingin Saung Balong tahunya dapet ini,” tutur Teddy.