- Istimewa
Bikin Emosi! Uang Nenek Penjual Nasi Uduk Digasak Pemuda di Bekasi Viral, Raib Sekitar Ratusan Ribu
Bekasi, tvOnenews.com - Seorang nenek penjual nasi uduk, Atnah biasa disapa Mpok Atnah (65) mengalami pencurian uang hasil dagangannya oleh seorang pemuda viral di media sosial.
Uang hasil penjualan nasi uduk milik Mpok Atnah yang hilang sekitar Rp600 ribu hingga Rp700 ribu. Peristiwa pencurian terjadi di lapak dagangannya di Jalan Bulak Tinggi Raya, Jatiwarna, Pondok Melati, Bekasi, Selasa (17/2/2026), sekitar pukul 07.33 WIB.
"Uang yang diambil kisaran Rp600 ribu sampai Rp700 ribu," ujar pemilik CCTV setempat, Rudi dalam keterangannya, Rabu (18/2/2026).
Dalam rekaman CCTV yang viral bersumber dari akun Instagram @mamin_wijaya, Mpok Atnah sedang melakukan aktivitas menjual nasi uduk, lontong sayur, dan aneka gorengan.
Di tengah itu, seorang pemuda diduga pelaku pencurian tiba-tiba datang menggunakan motor berwarna merah. Pemuda itu sempat berpura-pura menjadi pembeli dagangan korban.
- Istimewa
Selepas itu, pemuda tersebut mengamati situasi sekitar saat korban melayani pesanan dari pembeli lainnya.
Kemudian, korban melayani pesanan berikutnya. Pada momen inilah, pelaku cepat menggencarkan aksinya dengan membuka kaleng menjadi tempat uang dari hasil dagangan Mpok Atnah.
Aksi penggasakan uang sebesar ratusan ribu tersebut terjadi ketika korban lengah. Setelah itu, pelaku langsung lari sambil membawa kabur uang dagangan Mpok Atnah menggunakan sepeda motor berwarna merah.
Rudi menyampaikan, peristiwa itu ketika aneka dagangan Mpok Atnah hampir habis. Jika diakumulasi, uang yang hilang menyentuh Rp700 ribu.
"Uang jualan belum dihitung. Kalau habis biasanya dapatnya sekitar Rp700 ribu," jelas Rudi.
Akibat peristiwa itu, pemilik CCTV ikut membantu Mpok Atnah. Ia menyampaikan informasi terkait insiden tersebut ke grup warga. Akan tetapi, warga setempat tidak ada yang kenal dengan pelaku.
Warga sekitar ikut prihatin atas kejadian dialami Mpok Atnah. Sebab, nominal uang tersebut tidak sedikit dan uang hasil dagangan diandalkan korban memenuhi kebutuhan hidupnya.
Warga berharap pihak Kepolisian menyelesaikan kasus tersebut. Pelaku segera diringkus agar tidak ada kejadian serupa menimpa Mpok Atnah maupun pedagang lain di sekitar lokasi kejadian.