- dok.tvOnenews.com/Cepi
Dear Orang Tua, Gubernur Dedi Mulyadi Tegaskan Siswa Bermasalah di luar Kelas bukan Tanggung Jawab Sekolah
Jakarta, tvonenews.com- Belum lama ini, Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan pesan penting untuk orang tua terkait anak sekolah.
Hal ini disampaikan seiring dengan maraknya perilaku siswa sekolah bermasalah di luar Sekolah. Seperti bertengkar atau tawuran ini bukanlah tanggung jawab Sekolah.
- YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL
Alasannya, Gubernur Jawa Barat yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi menyebutkan kalau pengawasan terhadap siswa berada pada orang tua apabila aktivitas dilakukan di luar jam sekolah.
Hal ini ia tegaskan untuk merespons, laporan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar terkait peristiwa pelajar yang meninggal dunia setelah diduga terlibat tawuran di Bandung, Jabar.
Menurutnya, itu termasuk mengenai komitmen orang tua yang sebelumnya menandatangani pernyataan terkait penggunaan kendaraan bermotor oleh anak.
“Saya sudah baca pesan dari Disdik. Orang tuanya sudah menandatangani pernyataan bahwa anaknya tidak akan menggunakan kendaraan bermotor,” kata Dedi dikutip dari Antara, Selasa (17/3).
Lebih lanjut, Kang Dedi Mulyadi biasa disebut KDM itu menegaskan kalau pengawasan terhadap aktivitas anak, termasuk waktu keluar dan kembali ke rumah, merupakan kewajiban orang tua.
- dok.tvOnenews.com/Cepi
“Orang tua harus menjaga anak-anaknya, jam berapa dia berangkat dan jam berapa dia pulang,” tegasnya.
Dengan begitu, tidak semua persoalan yang melibatkan siswa dapat dibebankan kepada sekolah maupun pemerintah daerah.
Pasalnya, tanggung jawab negara melalui sekolah, berlaku selama kegiatan belajar mengajar berlangsung.
“Selama jam sekolah itu tanggung jawab negara. Di luar jam sekolah sudah menjadi tanggung jawab orang tua,” pesannya.
Sebagaimana diketahui, sebelumnya, seorang siswa SMAN 5 Bandung meninggal dunia setelah diduga terlibat tawuran dengan pelajar SMAN 2 Bandung di kawasan Jalan Cihampelas, Kota Bandung, pada Jumat (13/3) malam hingga Sabtu (14/3) dini hari.
Sejauh ini, pihak Polisi setempat masih menyelidiki kronologi dan pihak-pihak yang terlibat dalam peristiwa tersebut.
- dok.kolase tvonenews.com/ istimews/web disdik Jabar