- YouTube Dedi Mulyadi
Datangi Dedi Mulyadi ke Gedung Pakuan, Rombongan Hasna dan Hasni Malah Dapat Kejutan
tvOnenews.com - Dedi Mulyadi kembali mencuri perhatian publik usai menerima kunjungan Hasna dan Hasni bersama rombongan di Gedung Pakuan.
Tak hanya disambut hangat, rombongan tersebut justru mendapat kejutan tak terduga dari Dedi Mulyadi, yakni bonus piknik lengkap dengan biaya transportasi.
Hasna, Hasni, Adel, dan Siska sendiri dikenal sebagai pekerja di Matahari Department Store yang sempat viral di media sosial.
Dedi Mulyadi dan Rombongan Hasna Hasni. (Sumber: YouTube Dedi Mulyadi)
Mereka merupakan karyawati penyandang disabilitas (tunarungu) yang menginspirasi banyak orang karena semangat kerja dan kemandirian mereka. Siska di antaranya adalah seorang ibu tunggal yang berjuang menghidupi anak dan keluarganya.
Dalam pertemuan tersebut, suasana berlangsung santai namun penuh makna. Dedi Mulyadi terlihat memberikan berbagai nasihat kehidupan kepada Hasna, Hasni, Adel, dan Siska, terutama terkait masa depan dan pernikahan.
Dedi Mulyadi menyinggung soal realita kehidupan setelah menikah yang kerap tidak mudah.
“Nih Adel juga sama. Kalau kira-kira nanti nikahnya berat, enggak usah nikah dulu. Nikah itu kadang-kadang bahagianya sehari. Besoknya harus bayar utang ke Bank Emok bekas nikah,” ujar Dedi Mulyadi dalam YouTube pribadinya.
Ia juga memberikan pesan tegas kepada Hasna dan Hasni agar lebih fokus pada karier terlebih dahulu.
“Ini juga jangan dulu nikah dulu. Semangat dulu, kerja dulu. Saatnya perempuan terdepan, berkarier. Jadi leader, jadi manajer, jadi dirut, jadi CEO. Sehingga ketika ditinggalin laki-laki, dia tersenyum karena uangnya sudah cukup, pekerjaan punya. Jangan sampai ketika ditinggalin laki-laki, dia menangis, enggak punya uang, enggak punya pekerjaan, enggak punya penghasilan, menderita. Hidup diciptakan bukan untuk menderita, tapi untuk bahagia,” jelas Dedi Mulyadi.
Dengan gaya khasnya yang santai, Dedi Mulyadi juga sempat melontarkan candaan yang mengundang tawa, “Lebih baik jadi perawan tua daripada jadi janda muda. Itu prinsip ya kan? Coba pakai bahasa isyarat. Lebih baik jadi perawan tua daripada jadi janda muda.”
Hasna, Hasni, dan Adel pun dengan semangat mempraktikkan kalimat tersebut menggunakan bahasa isyarat. Mereka menyampaikan makna bahwa lebih baik mandiri daripada menikah namun berakhir dengan perpisahan.