- Instagram/dedimulyadi71
Respons Dedi Mulyadi soal Konten Kreator Kang Ajang Tiru Gayanya, Begini Pesan Sang Gubernur
tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menanggapi fenomena unik yang terjadi di media sosial.
Seorang konten kreator bernama Ajang SDM mendadak viral karena kerap meniru gaya berpakaian hingga gestur khas sang gubernur.
Fenomena ini menarik perhatian banyak netizen karena Ajang SDM terlihat begitu total dalam menirukan sosok Dedi Mulyadi, mulai dari busana sederhana yang identik hingga cara berbicara dan aktivitas keseharian yang mirip.
Melalui unggahan video di akun media sosial pribadinya, Dedi Mulyadi secara langsung menanggapi aksi Ajang SDM.
Alih-alih merasa terganggu, ia justru memberikan apresiasi atas kreativitas yang ditunjukkan sang konten kreator.
Dalam pernyataannya, Dedi mengaku berterima kasih karena gaya berpakaian yang selama ini ia kenakan ternyata bisa menginspirasi orang lain.
Ia menyebut bahwa apa yang dilakukan Ajang SDM merupakan bentuk ekspresi yang patut dihargai.
“Saya mengucapkan terima kasih juga nih ada Kang Ajang, Kang Ajang ini dalam setiap hari berpakaian mirip seperti saya dan saya mengucapkan terima kasih,” ujar Dedi dalam video tersebut.
- TikTok/@ajangsdmreal
Tak hanya itu, Dedi juga menyoroti aktivitas Ajang yang rajin berkeliling ke berbagai daerah di Jawa Barat, mulai dari desa, jalan raya, hingga kawasan wisata dan pembangunan.
Meski memberikan apresiasi, Dedi Mulyadi tetap menyelipkan pesan penting yang menjadi sorotan publik.
Ia mengingatkan bahwa meniru gaya saja tidak cukup jika tidak diiringi dengan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Menurut Kang Dedi, jika seseorang ingin benar-benar mendukung visi pembangunan Jawa Barat, maka yang harus ditiru bukan hanya penampilan luar, tetapi juga semangat kerja dan produktivitas.
Ia berharap Ajang SDM bisa mengembangkan diri menjadi sosok yang produktif, seperti bekerja di sektor pertanian, perikanan, industri, atau bidang lain yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kalau ingin mendukung saya, saya harapkan juga terus bekerja memiliki produksi yang bisa dilihat oleh masyarakat,” tegasnya.
Pesan ini dinilai sangat relevan, terutama di tengah maraknya fenomena konten kreator yang lebih fokus pada viralitas dibandingkan dampak nyata.
Kang Dedi menekankan bahwa pembangunan daerah tidak bisa hanya bergantung pada simbol atau gaya, melainkan harus didukung oleh kerja keras dan inovasi masyarakatnya.
Lebih jauh, Dedi Mulyadi menyampaikan harapannya agar masyarakat Jawa Barat menjadi pribadi yang kreatif, inovatif, dan mandiri.
Ia menegaskan bahwa kemajuan daerah hanya bisa dicapai jika warganya memiliki semangat untuk berkarya dan tidak bergantung pada bantuan semata.
Menurutnya, kontribusi sekecil apa pun yang dilakukan masyarakat akan memiliki dampak besar jika dilakukan secara konsisten dan produktif.
Fenomena Kang Ajang ini pun akhirnya menjadi refleksi sosial yang menarik. Di satu sisi, menunjukkan bagaimana figur publik dapat menjadi inspirasi, namun di sisi lain juga mengingatkan bahwa esensi dari inspirasi tersebut harus diwujudkan dalam tindakan nyata.
Respons Dedi Mulyadi ini pun menuai banyak tanggapan dari netizen.
Banyak yang menilai sikapnya bijak karena tidak hanya mengapresiasi kreativitas, tetapi juga memberikan arahan yang membangun.
"Jangan memanfaatkan ketenaran orang buat keuntungan pribadi, tapi karya pribadi buat kepentingan orang banyak," tulis netizen.
"Ini teguran yang amat halus, kang Ajang harus ngerti," kata yang lain. (adk)