- Kolase tim tvOnenews
Ramai di Media Sosial, Thom Haye Tak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia, Seharusnya yang Gantikan adalah Evan Dimas: Usianya Sama-sama 31 Tahun!
Kekalahan 0-1 dari Bulgaria membuat Indonesia harus puas di posisi runner-up. Hasil ini tetap menunjukkan progres, tetapi juga menyisakan pertanyaan besar terkait keseimbangan tim.
Sebagai pelatih anyar, John Herdman tentu ingin mencoba berbagai kombinasi pemain.
Namun, absennya pemain berpengalaman seperti Haye dianggap cukup memengaruhi stabilitas permainan, terutama dalam mengontrol pertandingan di momen krusial.
Nama Evan Dimas kembali mencuat di tengah polemik ini. Mantan kapten Timnas Indonesia U-19 itu memang sudah lama tidak tampil di level tertinggi, namun banyak yang menilai pengalamannya masih relevan.
Saat ini, Evan lebih fokus membina pemain muda di Sanggar Saraswati, Tulungagung. Meski begitu, ia tetap mengikuti dinamika sepak bola nasional dan menerima berbagai komentar publik dengan bijak.
"Kalau saya wajar saja ya, banyak orang berpendapat, itu bebas. Ya saya senang aja, lihat komentar, ada komentar seperti ini, seperti itu, bagi saya motivasi," ujar Evan.
Ia juga menambahkan, “Bagi saya motivasi untuk mengoreksi perjalanan saya, mungkin ke depannya bisa lebih baik lagi.”
Evan menegaskan bahwa makna “generasi emas” tidak hanya soal bermain di lapangan.
“Menurut saya generasi emas bukan tentang saya bermain bola saja, generasi emas adalah ketika kita bisa bermanfaat buat orang lain.”
Saat ini, ia tengah mengembangkan diri sebagai pelatih dengan lisensi C dan berencana melanjutkan ke lisensi B. Ia juga masih sesekali tampil di pertandingan tarkam sebagai bentuk hiburan bagi masyarakat.
"Ya intinya saya sekarang ingin belajar dulu. Saya ingin belajar dulu karena apa ya, sangat penting," tegasnya.
Terkait kemungkinan kembali ke liga profesional, Evan mengaku masih mempertimbangkannya. “Ya, kalau itu masih perlu perenungan panjang.”
Perdebatan soal absennya Thom Haye dan kemungkinan kembalinya Evan Dimas menunjukkan besarnya perhatian publik terhadap Timnas Indonesia.
Di satu sisi, ada kebutuhan akan pengalaman dan stabilitas. Di sisi lain, regenerasi tetap menjadi bagian penting dalam membangun tim yang kompetitif di masa depan. (udn)