- Youtube KDM Channel
Orang Tua Bayi yang Hampir Tertukar di RSHS Bandung Hanya Berpenghasilan 500 Ribu, Dedi Mulyadi Langsung Kasih Rp10 Juta
tvOnenews.com - Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat memberikan bantuan uang tunai senilai Rp10 juta kepada Nina Saleha, ibu muda yang bayinya hampir tertukar di RSHS, Bandung.
Awalnya, Dedi Mulyadi melakukan sambungan telepon kepada ibu muda asal Cimahi berusia 27 tahun tersebut. KDM pun sempat menanyakan penghasilan suaminya.
Publik geger ketika kabar mengenai perawat senior di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung yang lalai dengan membiarkan seorang bayi bukan kepada orang tuanya
Konon kabarnya, perawat senior yang sudah bekerja di RSHS, Bandung dengan status sebagai ASN tersebut untuk sementara waktu dinonaktifkan.
Kini, simpati tertuju kepada kedua orang tua si bayi tersebut. Adalah Nina Saleha, ibu tiga anak yang curhat tentang perlakuan tak menyenangkan tersebut di akun TikTok-nya.
Sontak, hal ini menyita perhatian Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. KDM pun menyempatkan diri untuk melakukan video call dengan Nina Saleha.
Orang Tua Bayi Tertukar Ternyata Berpenghasilan Rendah
- Kolase tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel & tvOneNews
Ketika dihubungi oleh KDM melalui sambungan jarak jauh, Nina Saleha, orang tua dari bayi yang hampir tertukar di RSHS Bandung ditemani oleh suaminya.
Setelah berbicara panjang lebar, KDM pun menanyakan apa pekerjaan dari kedua orang tua sang bayi. Nina Saleha pun menjawab kalau dirinya hanya mengurus anak.
Sedangkan yang berperan mencari nafkah hanya suaminya saja sebagai penjahit di sebuah konveksi. Hal itu diungkapkan kepada Gubernur Dedi Mulyadi.
“Di konveksi rumahan pak,“ kata Nina Saleha.
Dengan lebih mendalam, Gubernur Dedi Mulyadi bertanya lagi berapa penghasilan ayah dari bayi itu. Menurut sang istri, uang yang didapat tak menentu.
“Berapa upahnya?,“ tanya Dedi Mulyadi.
“Seminggu gak tentu pak borongan,“ jawab sang istri.
Dedi Mulyadi sempat bercanda kalau suami dari Nina Saleha tersebut bisa membawa pulang uang Rp5 juta dari pekerjaan sebagai buruh konveksi, tapi hal ini langsung diralat.