- YouTube LEMBUR PAKUAN CHANNEL
Pesan Dedi Mulyadi untuk Warga Jabar yang Ingin Menikah, Jangan Bikin Pesta Megah Lebih Baik Lakukan Ini
tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi alias KDM kembali memberi imbauan untuk para warga Jabar.
Kali ini, Gubernur dengan julukan Bapak Aing itu menyampaikan pesan pada warag yang sudah memiliki rencana untuk melangsungkan pernikahan.
KDM meminta warganya untuk tidak membuat pesta pernikahan yang tidak terlalu megah, lebih baik dilakukan secara sederhana.
Bahkan, Dedi Mulyadi menyarankan untuk para pasangan agar meresmikan hubungannya cukup di KUA Saja.
Dedi Mulyadi sarankan uang pesta lebih baik untuk DP rumah
- jabarprov.id
Dalam salah satu unggahan di media sosial Instagram miliknya, Dedi Mulyadi menyampaikan pesan bagi warga Jabar.
"Bagi pasangan usia perkawinan, saya mengajak pada semuanya ketika Anda menikah, daripada bikin pesta, lebih baik uangnya untuk uang muka perumahan," ucapnya, seperti dilansir Senin (13/4).
Ajakan KDM ini disampaikan agar para pasangan lebih mempertimbangkan efek jangka panjang setelah pernikahan.
Ia ingin agar warga Jawa Barat bisa hidup tenang setelah melaksanakan pernikahan.
Pesta perkawinan yang megah hanya berlangsung satu hari
Menurut penuturan KDM, pesta pernikahan yang megah hanya berlangsung satu hari. Hal tersebut sangat tidak sebanding dengan kehidupan rumah tangga yang selamanya.
"Pesta itu jadi rajanya cuma semalam, kalau kita punya rumah, kita jadi raja selamanya," kata KDM.
Ia juga menyampaikan guyonanan pada warga Jabar bahwa lebih baik punya rumah daripada punya istri tetapi tidak memiliki tempat berteduh.
"Lebih baik jadi laki-laki tanpa istri punya empat rumah, daripada jadi laki-laki punya istri empat tanpa rumah," katanya dengan nada penuh canda khas KDM.
Dedi Mulyadi bagikan tips pernikahan masa kini yang bikin adem
Pada kesempatan kali ini. KDM mengajak warga Jabar, khususnya untuk kalangan Gen Z yang hendak melangsungkan pernikahan untuk mempertimbangkan kehidupan setelah menikah.
Meskipun sederhana, tetapi KDM ingin agar pernikahan warga Jawa Barat bisa terus bahagia dan sejahtera.
"Jadi ngajak lah, saya ngajak urusan perumahan, hal sederhana lah, pada gen Z yang mau nikah, lebih baik begini saja," katanya.
Menurutnya, uang untuk pesta yang hanya berlangsung kurang dari sehari. Apalagi jika uang tersebut hasil dari pinjaman yang nantinya hanya akan memberatkan pasangan tersebut.
"Gak usah ada pesta yang panjang, gak usah seserahan segala dikerahin tapi duit kita nginjem di bank emok.
Alih-alih membuang uang untuk kesenangan sesaat, KDM menyarankan agar melangsungkan pernikahan yang sederhana, tetapi sah secara hukum negara dan agama.
"Lebih baik, pagi-pagi akad nikah di kantor KUA, siang sudah pulang ke rumah sendiri walaupun nyicil," pungkasnya.
(nka)