- YouTube LEMBUR PAKUAN CHANNEL
Kabar Baik dari Dedi Mulyadi, Selain Renovasi Rumah Kini Ada KUR Perumahan dan Warga Jabar Bisa Akses Langsung
tvOnenews.com - Kabar baik datang untuk warga Jawa Barat. Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa selain program renovasi rumah, kini masyarakat juga bisa mengakses langsung bantuan perumahan serta menikmati skema KUR perumahan berbunga rendah. Langkah ini diyakini akan mempercepat pemerataan hunian layak sekaligus mempermudah akses bagi masyarakat.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Kementerian PKP terus memperkuat kolaborasi dalam penyediaan hunian layak. Salah satu program utamanya adalah perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang diluncurkan secara besar-besaran di Kabupaten Bandung pada 13 April 2026.
Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat. (Sumber: YouTube LEMBUR PAKUAN CHANNEL)
Dalam pernyataannya, Dedi Mulyadi mengapresiasi langkah aktif pemerintah pusat dalam mendorong program perumahan di daerah.
“Saya mengucapkan terima kasih pada Pak Menteri yang tidak henti-hentinya berkeliling Jawa Barat menawarkan program subsidi perumahan,” ucap Dedi Mulyadi dalam tayangan YouTube Lembur Pakuan Channel pada 14 April 2026.
Ia menegaskan bahwa program perumahan memiliki banyak skema yang bisa dimanfaatkan masyarakat.
“Perumahan itu banyak ragamnya. Ada bantuan untuk rumah tidak layak huni. Ini tokohnya Pak Cucun banyak bawa program ke Jawa Barat. Ribuan dibawa,” ujar Dedi Mulyadi.
Program BSPS sendiri mendapat perhatian khusus dari Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal yang memastikan pelaksanaannya tepat sasaran.
Ia bahkan meninjau langsung simulasi tender rakyat (PTT) di Desa Banyusari, Kecamatan Katapang, bersama Menteri PKP Maruarar Sirait dan Dedi Mulyadi.
Tak hanya mengandalkan skema bantuan konvensional, Dedi Mulyadi juga menghadirkan inovasi baru agar masyarakat bisa mengakses bantuan secara langsung tanpa birokrasi berbelit.
“Saya nawarin lagi metodologinya. Ada yang diusulkan melalui aspirasi DPR. Ada juga yang rakyat bisa mengakses langsung melalui aplikasi. Nanti minggu depan Pemprov Jabar akan meluncurkan aplikasi Imah Aing,” ujar Dedi Mulyadi.
Aplikasi Imah Aing dirancang untuk mempermudah warga Jawa Barat dalam mengajukan bantuan perbaikan rumah agar lebih cepat dan tepat sasaran.
“Nah, jadi rakyat mengakses langsung usulan perumahan. Jadi saya enggak mau dengar lagi viral di media sosial,” tegas Dedi Mulyadi.
Selain itu, ia juga mengungkapkan adanya skema pembiayaan baru yang lebih ringan bagi masyarakat.
“Yang kedua ada KUR perumahan dengan bunga yang sangat rendah gitu kan,” jelas Dedi Mulyadi.
Tak berhenti di situ, pemerintah daerah juga mulai mendorong pembangunan hunian vertikal sebagai solusi keterbatasan lahan di kawasan perkotaan.
“Yang berikutnya lagi di Jawa Barat sekarang mulai banyak bikin apartemen perumahan. Ada apartemennya di Bekasi, nanti ada di Bogor, di Depok, dan kita juga nanti bangun di Bandung ya,” ujar Dedi Mulyadi.
Menurutnya, pembangunan apartemen subsidi ini penting untuk mendukung efisiensi dan mobilitas pekerja, terutama di kawasan industri.
“Nah, termasuk Pemprov Jabar, Pak Sekda siapin segera peraturan gubernurnya. Setiap kawasan industri wajib untuk menyiapkan apartemen untuk karyawan karena kita sudah tanahnya makin sempit, enggak bisa lagi ngandelin sawah dirubah, kebon dirubah enggak bisa lagi. Jadi setiap ada kawasan industri karyawannya harus sudah dihitung berapa karyawannya dan kawasan menyiapkan apartemennya,” jelas Dedi Mulyadi.
Ia menambahkan, konsep hunian terintegrasi ini akan mengurangi kemacetan dan meningkatkan efisiensi.
“Untuk apa? Efisiensi. Efisiensinya apa? Pergi ke tempat kerja tidak usah bikin macet di jalan raya, tapi dia sudah ada dalam satu komplek kawasan dan ini secara budaya tidak akan bisa merubah budaya di lingkungan kawasan karena perubahan banyak orang dan budaya yang beragam,” tutur Dedi Mulyadi.
Di akhir pernyataannya, Dedi Mulyadi berharap seluruh program yang dijalankan dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
“Untuk itu saya mengucapkan terima kasih. Semoga kegiatan hari ini yang diinisiasi oleh Bapak Wakil Ketua DPR, diinisiasi oleh Bupati, dan kemudian yang memiliki kekuatan programnya adalah Menteri PKP, Perumahan dan Kawasan Pemukiman memiliki manfaat bagi kepentingan masyarakat,” tutup Dedi Mulyadi.
(anf)