- YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo
Nina Saleha Akui Mentalnya Terganggu Setelah Terima Banyak DM Kasus Kehilangan Bayi di RS yang Sama
“Ya, ya itu ya pas lihat anak gitu,” jawab nina singkat. Trauma tersebut bahkan terus menghantui pikirannya.
“Kamu sempat kepikiran kalau saat itu kamu enggak sempat, anak kamu udah hilang gitu. Oh, jadi kamu tuh ini ya.” kata Denny.
“Pikirannya ke situ,” ujar nina.
Ibu Mira menambahkan bahwa nina masih sering mengalami kilas balik kejadian tersebut, “Jadi masih flashback-nya gitu, Bang. Tiap malam dia enggak yakin kok bisa begini. Ini anak enggak yakin, itu kayak mimpi dia bisa ngerebut anaknya sampai-sampai datang sampai rumah gitu. Akhirnya hari Sabtu dia ke dokter dan dinyatakan GERD gitu.”
Rasa takut kehilangan anak pun terus menghantui. “Sedih atuh. Ya kan kalau misalkan enggak ketemu kan anak saya gitu kan. Enggak kebayang gitu anak saya hilang, Pak. Enggak ketemu sampai sekarang.” ungkap nina.
Menurut Ibu Mira, situasi saat itu sangat genting, “Karena dia dari ruangan itu hanya berapa langkah ke lift, Bang. Jadi dia pikirnya, ‘Wah, kalau saya telat, udah keluar lift, sudah enggak tahu.’”
Ketakutan itu semakin menjadi setelah nina menerima banyak pesan langsung di media sosial.
“Nah, di situ dia mulai berpikir mungkin saya belum puas, saya masih pengin tahu ada apa dengan itu. Ditambah ya setelah dia speak up, DM banyak ke dia dan ke saya juga ada,” jelas Ibu Mira.
“Isinya ya banyak sekali persoalan tentang bayi di rumah sakit itu di masa-masa lalu. Bahkan ada yang tahun 82 pun menyatakan bahwa ada saudaranya yang kehilangan bayi di situ dan tidak tertelusur,” lanjut Ibu Mira.
Denny Sumargo pun menanggapi hal tersebut. “Oh, ada catatan-catatan seperti itu dari testimoni orang di DM ya.”
“Iya. Tambahlah dianya udah, dia masih syok. Akhirnya ini juga masukan bagi tim kita. Wah, ini mungkin gerbang buat kita menelusuri ada peristiwa besar apa ya kan, Bang?” lanjut Ibu Mira.
Merasa dirugikan dan mengalami trauma mendalam, nina akhirnya melayangkan somasi kepada pihak RSHS Bandung pada 13 April 2026. Ia juga mendesak pihak rumah sakit untuk membuka rekaman CCTV guna mengungkap siapa sosok yang hampir membawa bayinya.