- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Dedi Mulyadi Bangunkan Pria Paruh Baya Tidur di Trotoar Menahan Lapar, Diberi Makanan hingga Modal Usaha
tvOnenews.com - Aksi Dedi Mulyadi yang satu ini kembali mencuri perhatian dan bikin hati tersentuh. Dedi Mulyadi terlihat menemukan seorang pria paruh baya tertidur lemas di trotoar karena menahan lapar. Tak sekadar lewat, Dedi Mulyadi justru berhenti dan memberikan bantuan yang tak terduga.
Di tengah hiruk pikuk kota yang tak pernah benar-benar peduli, ada kisah sunyi yang hampir tak terlihat. Di bawah terik matahari yang menyengat, saat orang-orang berlalu-lalang mengejar kesibukan masing-masing, seorang bapak memilih berbaring di atas trotoar. Bukan karena lelah semata, tapi karena lapar yang tak lagi bisa ia lawan.
Momen tersebut diunggah dalam kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel. Dalam video itu, Dedi Mulyadi tampak membangunkan pria yang kemudian diketahui bernama Mang Gun Gun.
Dedi Mulyadi dan Mang Gun Gun. (Sumber: YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL)
“Bangun, sudah siang. Bapak asalnya dari mana?” tanya Dedi Mulyadi.
“Orang Bandung,” jawab Mang Gun Gun. Ia pun mengaku hanya mengantuk sehingga tidur di trotoar.
“Sudah makan belum?” tanya Dedi Mulyadi lagi. Mang Gun Gun menjawab belum.
Tanpa ragu, Dedi Mulyadi langsung meminta Mang Gun Gun untuk bangun dan menyiapkan makanan untuknya. Pria tersebut juga mengaku sudah berada di trotoar sejak subuh.
Di tengah perbincangan, Mang Gun Gun mengungkap alasan lain yang membuatnya terpuruk. Ia mengaku sedang sakit hati setelah berpisah dengan istrinya.
“Sakit hati, ya karena sudah bubar,” ujarnya.
Ia bahkan memilih meninggalkan rumah agar mantan istrinya tetap bisa tinggal di sana. Kondisi tersebut membuat hidupnya semakin sulit.
Melihat kondisi Mang Gun Gun yang kotor dan tak terawat, Dedi Mulyadi pun memberikan tisu agar ia bisa membersihkan wajahnya. Tak hanya itu, ia juga memberikan nasihat yang menyentuh.
“Tapi sakit hati jangan terus dimasukkan ke hati. Laki-laki harus bangkit, Pak. Enggak boleh menyerah. Harus semangat,” ujar Dedi Mulyadi.
Diketahui, perpisahan itu juga dipicu masalah ekonomi. Mang Gun Gun mengaku malu untuk kembali ke rumah orang tuanya karena takut menjadi beban. Ia bahkan tidak memiliki KTP.