news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Soal Bobotoh Pasang Spanduk "Shut Up KDM" di Laga Persib Vs Arema, Dedi Mulyadi Santai Bilang Begini.
Sumber :
  • dok.kolase tvonenews.com/Instagram Dedi Mulyadi/tiktok KDM lovers

Soal Bobotoh Pasang Spanduk "Shut Up KDM" di Laga Persib Vs Arema, Dedi Mulyadi Santai Bilang Begini

Viral spanduk bertuliskan "Shut Up KDM" di media sosial. Kini mendapat respons tegas dari Dedi Mulyadi
Minggu, 26 April 2026 - 09:34 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com- Kang Dedi Mulyadi menanggapi santai soal spanduk "Shut Up KDM" yang terbentang saat laga Persib Bandung melawan Arema Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) yang viral di media sosial.

Pertandingan tersebut menjadi pusat perhatian karena ada spanduk yang bertuliskan bermakna diam untuk Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. KDM pun mengucapkan terima kasih. 

Ucapan terima kasih disampaikan Dedi Mulyadi yang disapa Bapa Aing itu melalui akun instagramnya. 

Soal Bobotoh Pasang Spanduk "Shut Up KDM" di Laga Persib Vs Arema, Dedi Mulyadi Santai Bilang Begini
Sumber :
  • dok.kolase tvonenews.com/Instagram Dedi Mulyadi/tiktok KDM lovers

"Temen-temen Bobotoh yang berada di Tribun Utara (GBLA) saat pertandingan Arema. Saya ucapkan terima kasih atas spanduk yang dibentangkannya," katanya, dikutip Minggu (26/4).

Menurut KDM tulisan tersebut, dipahaminya sebagai bentuk peringatan dari suporter bola Persib agar tidak ikut campur.

Dimaksudkan agar persoalan sepakbola tidak dicampuri dengan politik. Hal inilah yang dipahami Dedi Mulyadi, ia pun menjawab alasannya.

"Yang intinya adalah melarang saya untuk tidak bicara mengenai Persib dan spanduk tersebut. Didasarkan pada sebuah keinginan agar profesionalisme, sepak bola tetap terpercaya tanpa diciderai oleh politik," jelas KDM. 

Ternyata tulisan shut up KDM tersebut, setelah adanya kabar adanya bonus sebesar Rp1 Miliar diberikannya untuk Persib Bandung. 

Bobotoh Persib Bentangkan Spanduk "Shut Up KDM" di Tribun Utara GBLA saat Laga Persib vs Arema FC, Jumat (24/4/2026)
Sumber :
  • Istimewa

Gubernur Jawa Barat itu menjelaskan, pemberian bonus bentuk kecintaannya pada sepak bola. Ingin memudahkan agar tetap semangat jika berhasil hattrick. 

"Karena disebut ada tantangannya berat diperlukan supporting yang sangat tinggi, itu yang disampaikan Bang Ara (Maruarar Sirait). Sehingga secara spontan saat itu, Bang Ara menyampaikan bahwa 'Saya akan membantu memberikan bonus kepada setiap pertandingan di kendang lawan'," terang KDM. 

"Dari tujuh pertandingan, ada lima pertandingan yang akan diberikan bonus, masing-masing Rp1 miliar, dan jumlah uang yang diberikan sebesar Rp5 miliar, untuk lima pertandingan," ungkapnya.

Dengan begitu, ia pun berharap agar tidak salah memahami konteks bonus tersebut. Meski diawalnya sempat disarankan tidak dijelaskan ke publik.

Namun menurut KDM, ia tidak mau disalahpahami publik. Juga sebagai bentuk transparansi, dan kata manajemen Persib juga tidak ada pelanggaran untuk hal itu. 

"Dan pada saat itu saya menanyakan waktu itu menurut peraturan, melanggar atau tidak. Top manajemen mengatakan tidak ada pelanggaran," pesan KDM.(klw)

   

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:14
02:02
02:22
03:40
01:47
05:18

Viral