"Semua snowball effect dari taxi Green SM yang menerobos palang perlintasan. Sampai detik cuitan ini di post, belum ada klarifikasi dari pihak taxi Green SM. Mereka terlihat lepas tangan dengan menutup kolom komentar di postingan mereka. Apakah ini saatnya boikot?" kata netizen X lainnya.
- Antara
Sementara itu, pihak Green SM telah merilis pernyataan resmi usai insiden yang menewaskan setidaknya 4 orang tersebut.
“Green SM Indonesia menaruh perhatian penuh pada terjadinya insiden di area perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026, yang melibatkan satu kendaraan Green SM dan kereta yang melintas,” tulis manajemen dalam keterangan resmi yang dirilis pada Selasa (28/4/2026).
"Kami telah menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang serta mendukung penuh proses investigasi yang sedang berlangsung."
"Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami. Kami berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan yang tinggi melalui sistem operasional, pengawasan, serta peningkatan layanan secara berkelanjutan."
"Kami akan terus memberikan pengembangan terbaru seiring dengan tersedianya informasi yang telah terverifikasi," pungkas Green SM. (ism)