news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat.
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Gubernur Jabar KDM: Mulai 18 Mei Tahun ini Jadi Peringatan Hari Tatar Sunda, Sudah Disetujui Kemendagri

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyebut setiap tanggal 18 Mei memperingati Hari Tatar Sunda usai Pergub Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026 disetujui Kemendagri.
Minggu, 3 Mei 2026 - 04:24 WIB
Reporter:
Editor :

Arti tersebut dikaitkan bersamaan upaya menata negara untuk menjaga nilai yang baik. Dalam hal ini, yang dimaksud adalah Jabar.

Berdasarkan keterangan dari Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar Iendra Sofyan, Jumat (1/5/2026), agenda tahunan ini sudah dimulai sejak 2 Mei dan berakhir pada 18 Mei 2026.

Mahkota Binokasih diarak dalam kegiatan napak tilas Tatar Pasundan yang ditetapkan di delapan titik. Langkah pertama dari Kabupaten Sumedang (2 Mei).

Kemudian berlangsung di Kabupaten Ciamis (3 Mei), Kabupaten Tasikmalaya (4 Mei), Kabupaten Cianjur (5 Mei), Kota Bogor (6 Mei), Kota Depok (8 Mei), Kabupaten Karawang (9 Mei), Kota Cirebon (10 Mei), dan Kota Bandung (16-17 Mei).

Dedi Mulyadi menjelaskan, rangkaian peringatan ini digelar di sejumlah titik dengan tujuan dapat membentuk jalur budaya yang lebih utuh.

"Dari sini (Sumedang) ke induknya, dulu ke Kawali. Dari Kawali nanti kan melewati Cianjur. Mudah-mudahan ke depan semua wilayah yang dilalui itu bisa ikut terlibat, tidak lagi terbatas seperti sekarang karena masih ada keterbatasan waktu," bebernya.

Adapun puncak peringatan tahun ini akan berlangsung di sekitar kawasan Gedung Sate. Meski area halaman ini masih dalam tahap revitalisasi, tidak menghalangi perayaan tersebut.

KDM menjelaskan, gelaran puncak peringatan Tatar Sunda di sekitar kawasan Gedung Sate akan berbentuk drama musikal.

KDM Ungkap Dampak Acara Peringatan Hari Tatar Sunda

Dalam kesempatan itu, KDM menjelaskan kegiatan ini tidak sekadar peringatan rutin secara tahunan. Ia meyakini agenda tersebut juga berdampak pada ekonomi masyarakat sekitar secara signifikan.

Mantan anggota DPR RI ini berpendapat peringatan ini bisa menguatkan di berbagai sektor ekonomi. Contohnya dampaknya sudah dirasakan oleh para pelaku UMKM dan pariwisata di Sumedang.

"Tentu tinggi (potensi ekonomi). Ya, kalau setiap perayaan kegiatan kan selalu melahirkan UMKM. Yang paling utama nanti ya karena mungkin tahun ini mendadak. Tahun depan Sumedang sudah berdandan agar lebih siap," tukasnya.

(ant/hap)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:19
00:56
01:17
00:47
01:51
01:23

Viral