- malutprov.go.id
TRENDING: Sherly Tjoanda Salah Ucap Depan Jemaah Haji, Respons Tegas Sertifikat Mualaf Richard Lee, Dedi Mulyadi Bantu Korban May Day
tvOnenews.com - Sejumlah peristiwa viral tengah ramai diperbincangkan publik dan mendominasi media sosial.
Dari momen tak terduga gubernur Malut Sherly Tjoanda, polemik sensitif dr Richard Lee, hingga aksi kemanusiaan Dedi Mulyadi yang menyentuh hati.
Semuanya masuk dalam daftar trending hari ini, berikut rangkuman lengkapnya!
1. Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap Depan Jemaah Haji
- malutprov.go.id
Nama Sherly Tjoanda mendadak jadi sorotan usai momen unik saat melepas ratusan jemaah calon haji asal Maluku Utara.
Dalam acara di Asrama Haji Sudiang, Makassar, ia sempat keliru mengucapkan “selamat menunaikan ibadah puasa” alih-alih “ibadah haji”.
“Sekali lagi saya ucapkan, selamat menunaikan ibadah puasa,“ kata Sherly Tjoanda.
Spontan, para jemaah langsung mengoreksi sambil tertawa.
Sherly pun langsung meralat ucapannya dan meminta maaf.
“Ehh maaf. Saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah haji,“ ujarnya dikutip dari Instagram @infoo_malut.
Ia mengaku kondisi kurang tidur menjadi penyebab utama kesalahan tersebut, mengingat dirinya sudah beraktivitas sejak dini hari untuk mengantar jemaah.
“Maaf ya saya belum tidur, saya pergi ke airport (bandara) jam 3 pagi untuk kita berkumpul disini, tadi pesawat jam 5 pagi,“ ucapnya mengklarifikasi.
Di balik momen tersebut, Pemprov Maluku Utara juga memberikan perhatian besar dengan mengalokasikan bantuan uang saku Rp1,5 juta per jemaah untuk 768 orang.
Baca selengkapnya: Salah Ucap saat Beri Sambutan di Depan Jemaah Calon Haji, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Maaf, Saya Belum Tidur
2. Polemik Sertifikat Mualaf Richard Lee Kian Panas
- Tangkapan Layar YouTube dr Richard Lee, MARS
Di sisi lain, isu terkait Richard Lee kembali memicu perdebatan publik setelah sertifikat mualafnya dicabut oleh Mualaf Center Indonesia.
Pendakwah Dondy Tan menegaskan bahwa yayasan memiliki hak penuh atas pencabutan sertifikat tersebut, terutama jika ditemukan hal-hal yang dinilai bermasalah.
"Yayasan berhak mencabut sertifikat mualaf yang telah diterbitkan jika yang masuk Islam bermasalah," ucap Koh Dondy Tan kepada tvOnenews.com, Selasa (5/5).
”Untuk menghindari terulangnya kasus seperti ini maka jika ybs bertobat maka wajib bersyahadat ulang dan mendapatkan pembinaan yang serius," pesan Ketua, Yayasan Garda Mualaf Indonesia itu.
Sementara itu, Hanny Kristianto mengungkapkan beberapa alasan pencabutan, mulai dari tidak digunakannya sertifikat sebagaimana mestinya hingga dugaan kembali menjalankan ibadah agama sebelumnya.
Menanggapi polemik ini, Richard Lee memilih bersikap tenang. Ia menegaskan bahwa keyakinan adalah urusan pribadi yang tidak semata-mata ditentukan oleh dokumen administratif.
Baca selengkapnya: Respons Tegas Koh Dondy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak
3. Aksi KDM Bantu Korban Kerusuhan May Day Bikin Haru
- instagram Dedimulyadi71
Di tengah berbagai polemik, aksi nyata Dedi Mulyadi justru menuai pujian luas.
Gubernur Jawa Barat itu langsung menemui Pak Nandang, seorang pedagang yang kiosnya dibakar saat kerusuhan May Day 2026 di Bandung.
Tak hanya memberikan bantuan finansial, Dedi Mulyadi juga memastikan pembangunan kembali kios tersebut hingga lunas. Bahkan, ia turut memberikan pekerjaan kepada Pak Nandang sebagai petugas kebersihan.
"Tentang pembuatan kios dan bayar kiosnya sudah lunas. Dan mulai hari Senin Bapak menjadi petugas kebersihan tempat bapak jualan," pesan Dedi Mulyadi yang sembari merangkul warganya tersebut.
Momen haru pun terjadi ketika Pak Nandang, dengan mata berkaca-kaca, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan tersebut. Ia juga menyampaikan kabar bahagia itu kepada keluarganya.
Langkah cepat dan empati yang ditunjukkan KDM semakin menguatkan citranya sebagai pemimpin yang dekat dengan rakyat.
Baca selengkapnya: KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah
(asl)