news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Sherly Tjoanda Gubernur Malut.
Sumber :
  • YouTube

Gubernur Sherly Tjoanda sampai Tak Kuasa Menahan Tawa saat Dengar Permintaan Pejabat KemenPU di Proyek Sekolah Rakyat

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda, tidak bisa menahan tawa ketika mendengar permintaan pejabat KemenPU saat meninjau langsung pengerjaan proyek Sekolah Rakyat.
Kamis, 7 Mei 2026 - 10:03 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Terdapat momen lucu sekaligus unik ketika Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda, melakukan kunjungan untuk memantau pengerjaan proyek pembangunan Sekolah Rakyat Rioribati di Halmahera Barat.

Kedatangan Sherly Tjoanda ini bertujuan untuk memantau perkembangan pembangunan Sekolah Rakyat serta memberi dukungan terhadpa program nasional yang dikerjakan di Maluku Utara.

Sherly Tjoanda didampingi oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Direktorat Jenderal Prasarana Strategis (DJPS), KemenPU, Peter Paul John Nanlohy.

Peter banyak menerangkan terkait progres pengerjaan Sekolah Rakyat Rioribati dan apa saja yang diperlukan agar proyek tersebut cepat selesai.

Selain itu, Peter juga menerima masukan dari Sherly Tjoanda, misalnya ketika Gubernur Malut menyarankan agar membangun tribun di lapangan sekolah sehingga bisa menjadi tempat penonton saat ada perlombaan.

Kemudian Sherly Tjoanda memastikan apakah di bulan Juni sudah mulai masuk dalam pengerjaan interior sekolah.

"Berarti Juni sudah bisa masuk pengerjaan apa, interior sipilnya?" tanya Sherly Tjoanda, seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube GubSherly.

Peter kemudian menjelaskan dengan yakin bahwa proyek Sekolah Rakyat ini akan selesai sepenuhnya pada tanggal 20 Juni 2026.

"Kita adendum percepatan kontrak bahwa 20 Juni sudah selesai Bu," terang Peter.

Sherly Tjoanda nampak terkejut mendengar pernyataan Pejabat KemenPU tersebut karena mengingat waktunya yang cukup mepet.

Uniknya, Peter bukan meminta dukungan anggaran atau tenaga, melainkan doa Sherly Tjoanda agar proyek agar proyek Sekolah Rakyat bisa selesai di bulan Juni ini.

"Maka itu Ibu butuh doa, butuh doa dari Ibu," kata Peter.

Mendengar permintaan PPK DJPS KemenPU tersebut, Sherly Tjoanda tak kuasa menahan tawanya.

"Itu yang kita pegang terus Ibu," ujar Peter.

"Doa?" tanya Sherly Tjoanda.

Reaksi Sherly Tjoanda tersebut sangat wajar karena memang waktu yang tersisa untuk pengerjaan Sekolah Rakyat tinggal kurang lebih sebulan lagi sementara pihak KemenPU yakin bisa selesai dengan bantuan doa dari Gubernur Malut.

Bukan meminta bantuan fisik ataupun anggaran, ternyata yang diminta adalah bantuan doa dari Sherly Tjoanda.

"Kadang-kadang kita butuh mukjizat," ujar Peter.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:18
10:20
05:59
01:27
00:49
02:49

Viral