- tvOnenews.com Edit / YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Dedi Mulyadi Bertemu Anak Penjual Kue Tak Sekolah, Langsung Borong Dagangan dengan Harga Dua Kali Lipat
tvOnenews.com - Sosok Dedi Mulyadi sempat mencuri perhatian publik lewat momen haru saat bertemu seorang anak kecil penjual kue keliling. Bukan hanya karena percakapan hangat mereka, tetapi juga karena aksi spontan Dedi Mulyadi yang langsung memborong seluruh dagangan bocah tersebut dengan harga dua kali lipat.
Momen menyentuh itu sebenarnya terjadi sekitar setahun lalu dan kembali ramai dibicarakan publik. Video pertemuan tersebut diunggah melalui kanal YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL yang kerap menampilkan aktivitas Dedi Mulyadi turun langsung ke lapangan menemui masyarakat.
Dalam video itu, Dedi bertemu seorang bocah bernama Rezda yang sedang menjual kue buatan ibunya. Percakapan keduanya langsung berubah haru ketika diketahui Rezda ternyata tidak bersekolah seperti anak-anak seusianya.
“Kamu enggak sekolah?” tanya Dedi Mulyadi.
“Nggak, sekolah paket,” jawab Rezda.
Saat itu, usia Rezda diketahui masih 9 tahun. Sekolah paket yang dimaksud adalah program kesetaraan untuk tingkat SD yang dijalaninya setiap Sabtu siang.
“Kenapa SD aja sekolah paket?” tanya Dedi Mulyadi serius.
“Mau sekolah paket, pengen bantu mama jualan,” jawab Rezda polos.
Jawaban itu langsung membuat suasana berubah haru. Dedi kemudian memberikan nasihat agar Rezda tetap menikmati masa kecil dan pendidikan seperti anak seusianya.
“Oh pengen bantu mama jualan. Kan bisa pulang sekolah, pulang sekolah SD langsung jualan. Kan masih SD, kan harus menikmati masa sekolah,” ujar Dedi Mulyadi.
Diketahui, Rezda selama ini belajar langsung dari ayahnya di rumah. Sementara sang ayah bekerja serabutan demi memenuhi kebutuhan keluarga. Meski tidak pernah sekolah formal, Rezda tetap belajar membaca, menulis, hingga berhitung.
“Baca tulis bisa, dagang, sekolah paket, nanti kamu bisa menjadi pengusaha sukses,” puji Dedi Mulyadi.
Dedi kemudian bertanya soal penghasilan Rezda dari berjualan kue. Namun bocah tersebut mengaku tidak mengetahui hasil dagangannya karena semua uang selalu diberikan kepada ibunya. Ia hanya mendapat uang jajan paling banyak Rp20 ribu.
Mendengar hal itu, Dedi Mulyadi langsung berinisiatif memborong seluruh dagangan Rezda. Saat mengetahui harga kuenya hanya Rp10 ribu dan Rp5 ribu, Dedi justru memutuskan membayar lebih mahal.