- Kolase
Dedi Mulyadi Kaget Tiba-tiba Didatangi Pendeta dan Akademisi Papua, KDM: Saya Gubernur Jabar, Bukan Menteri
"Berkenan untuk Kang Dedi menjadi key note speaker, untuk pembicara utama tunggal di pembukaan konferensi," lanjutnya.
Tidak hanya dihadiri Dedi Mulyadi, konferensi tersebut turut mengundang Wakil Menteri HAM Ri serta perwakilan kementerian/lembaga lainnya.
"Konferensi akan dibuka Wakil Menteri HAM RI dan juga beberapa kementerian/lembaga," ungkap Laus Romayom.
Konferensi tersebut akan diadakan di Jayapura dan Dedi Mulyadi diharapkan hadir untuk memberikan paparannya.
Namun Dedi Mulyadi merasa bukan seorang yang spesial sampai-sampai menjadi pembicara penting di sebuah konferensi.
"Saya bisa ngomong apa, enggak ngerti apa-apa, saya gubernur kampung," ujar Dedi Mulyadi.
Setelah mengetahui maksud dan tujuan perwakilan Papua tersebut, Dedi Mulyadi lantas menyampaikan beberapa gagasannya terkait pembangunan daerah berbasis kearifan lokal.
Dedi Mulyadi juga menyampaikan pengalamnnya ketika mengunjungi Papua saat masih menjadi Bupati Purwakarta.
Menurut Dedi Mulyadi, Papua dan Jawa Barat punya kesamaan dari segi kondisi daerahnya.
Masyarakat Papua dan Jawa Barat sama-sama dimanjakan oleh kekayaan alam yang begitu besar, terbentang dari gunung hingga lautan.
Laus Romayom menyatakan harapannya kepada sosok Dedi Mulyadi bisa menjadi sebuah role model bagi pemimpin daerah di Papua.
"Saat ini memang kita membutuhkan orang yang bisa memberikan spirit kepada pemimpin Papua sehingga mereka bisa mencontohi hal-hal yang dikerjakan di sini," ungkap Laus Romayom.
(far)