news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kang Dedi Mulyadi (KDM) Gubernur Jawa Barat.
Sumber :
  • YouTube

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Diminta Jadi Pembicara di Papua, KDM: Saya Gak Bisa Apa-apa, Gubernur Konten

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, terkejut ketika didatangi akademisi dan pendeta dari Papua. Maksud dan tujuannya untuk mengundang Dedi Mulyadi ke Papua.
Senin, 18 Mei 2026 - 13:54 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Dedi Mulyadi terheran-heran ketika dirinya didatangi perwakilan akademisi dan pendeta dari Papua.

Bahkan mereka rela jauh-jauh dari Papua ke Lembur Pakuan demi menyampaikan undangan kepada Dedi Mulyadi secara langsung.

Nama Dedi Mulyadi memang kini sedang naik daun sebagai Gubernur Jawa Barat.

Tak heran jika akademisi Papua sampai menaruh harapan besar kepada sosok Dedi Mulyadi.

"Oleh sebab itu kami datang, pertama kami menyampaikan undangan, tanggal 27 Mei, berkenan untuk Kang Dedi menjadi key note speaker untuk pembicara utama tunggal di pembukaan konferensi," ujar Laus Romayom, dosen HI di Universitas Cenderawasih, seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel.

"Konferensi akan dibuka oleh Wakil Menteri Ham RI dan juga beberapa kementerian/lembaga," lanjutnya.

Konferensi yang akan berlangsung di Jayapura tersebut merupakan salah satu ikhtiar untuk membangun Papua sesuai dengan kearifan lokalnya.

Dedi Mulyadi pun heran, kenapa dirinya bisa dipilih menjadi pembicara dalam konferensi tersebut.

"Saya bisa ngomong apa, enggak ngerti apa-apa, Gubenur Kampung," kata Dedi Mulyadi.

Laus Romayom pun menjelaskan bahwa Dedi Mulyadi merupakan tokoh inspiratif yang diharapkan mampu menularkan semangatnya kepada para pemimpin daerah di Papua.

"Kita membutuhkan orang yang bisa memberikan spirit kepada pemimpin Papua sehingga mereka bisa mencontohi hal-hal yang dikerjakan di sini," ujar Laus Romayom.

Mendengar pujian tersebut, Dedi Mulyadi tetap berusaha rendah hati.

"Saya enggak bisa apa-apa Pak, Gubernur Konten, Bapak ini ngapain ngundang saya, biar enggak kecewa ini," ungkap Dedi Mulyadi.

"Bapak akademisi, hubungan internasional, pengetahuannya di atas saya, kemampuannya di atas saya, saya ini Gubernur Konten Pak," lanjutnya.

Walau begitu, Dedi Mulyadi tetap menyatakan siap hadir jika tidak ada agenda lainnya yang mendesak.

"Ya mudah-udahan Pak, punya ruang, ada waktu," kata Dedi Mulyadi.

"Karena ini ada undangan, sekemampuan saya, saya akan datang, kecuali ada hal yang urgen," lanjutnya.

Laus Romayom beserta rombongan nampak senang mendengar jawaban dari Dedi Mulyadi.

Terlihat jelas wajah perwakilan akademisi dan pendeta tersebut menjadi semakin ceria setelah Dedi Mulyadi menyatakan siap menjadi pembicara di konferensi 27 Mei nanti.

Dedi Mulyadi sendiri mengaku pernah sekali ke Papua saat masih jadi Bupati Purwakarta dan kala itu ia menciptakan sebuah lagu.

Menurut Dedi Mulyadi, Jawa Barat dan Papua memiliki kesamaan sebagai sebuah daerah yang punya sumber daya alam melimpah dan budaya masyarakat yang harus dijaga.

Maka dari itu tantangannya adalah bagaimana menciptakan pembangunan daerah dengan tetap menjaga kearifan lokal serta kualitas lingkungan hidup sehingga tidak menimbulkan bencana ataupun konflik yang merugikan.

(far)


 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:56
07:21
03:23
03:11
33:03
01:17

Viral