news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Sarwendah.
Sumber :
  • YouTube Sarwendah Official

Sarwendah Resmi Bantah Isu Pesugihan Gunung Kawi, Kuasa Hukum Siap Tempuh Jalur Hukum

Sarwendah membantah tegas isu pesugihan Gunung Kawi yang viral di media sosial. Kuasa hukum menyebut tudingan tersebut fitnah dan siap tempuh jalur hukum.
Selasa, 19 Mei 2026 - 09:46 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Nama Sarwendah kembali menjadi perbincangan publik usai rumor soal pesugihan Gunung Kawi viral di media sosial. Video lama kunjungannya ke kawasan tersebut mendadak ramai diperbincangkan hingga memunculkan berbagai tudingan liar yang menyeret nama mantan istri Ruben Onsu itu.

Tak tinggal diam, pihak Sarwendah akhirnya buka suara. Melalui kuasa hukumnya, Sarwendah dengan tegas membantah semua tudingan soal pesugihan dan menyebut isu tersebut sebagai fitnah yang merugikan nama baiknya.

Isu ini semakin memanas setelah potongan video pernyataan seorang juru kunci keraton Gunung Kawi diunggah ulang di kanal YouTube milik Pesulap Merah. Dalam video tersebut, nama Sarwendah ikut disebut.

“Terus selanjutnya kalau artis-artis biasa di Indosiar itu banyak, termasuk Sarwendah,” ucap juru kunci keraton Gunung Kawi dalam tayangan YouTube Pesulap Merah.

Akibat pernyataan tersebut, berbagai spekulasi langsung bermunculan di media sosial. Bahkan, ada pihak yang mengaitkan kesuksesan finansial Sarwendah dengan hal mistis.

Melihat situasi yang semakin gaduh, kuasa hukum Sarwendah akhirnya memberikan klarifikasi dalam tayangan YouTube Reyben Entertainment pada 18 Mei 2026.

“Malam ini kami akan coba mengklarifikasi terkait dengan apa yang disampaikan oleh Pesulap Merah ya kalau enggak salah terkait dengan munculnya nama kami lagi ya di apa yang disampaikan terkait dengan Gunung Kawi itu ya. Oke, nanti mungkin dijelaskan oleh partner saya,” ucap Chris Sam Siwu, SH.

Kuasa hukum lainnya, Abraham Simon, SH, menjelaskan bahwa video yang kembali viral tersebut sebenarnya merupakan dokumentasi lama saat Sarwendah melakukan syuting podcast bertema horor.

“Menanggapi pemberitaan yang cukup viral ya beberapa hari ini terkait dengan adanya nama klien kami yang disebut di pesugihan Gunung Kawi katanya begitu ya,” ujar Abraham Simon, SH.


Kuasa Hukum Sarwendah. (Sumber: YouTube Reyben Entertainment)

“Jadi begini, perlu kami luruskan bahwa yang terjadi adalah sebenarnya pada saat itu cukup lama, sudah cukup lama video itu kira-kira 2021/2022 lah. Jadi pada saat itu memang ada syuting podcast Kakak Beradik. Jadi memang pada saat itu klien kami bersama timnya memang ke sana untuk aktivitas syuting dikit aja gitu ya,” lanjutnya.

Saat ditanya siapa saja yang berada di lokasi bersama Sarwendah, Abraham menyebut ada beberapa kru dan Jordi yang ikut dalam proses pengambilan gambar tersebut.

“Kalau yang lain kami kurang tahu ya kru ya. Cuman ada Jordi juga di situ kok. Jadi memang aktivitas syuting gitu ya. Jadi memang temanya horor begitu. Jadi memang ada pengambilan gambar dan video di sana begitu,” jelas Abraham Simon, SH.

Pihak Sarwendah juga menyayangkan munculnya framing negatif yang dinilai merugikan klien mereka. Menurut Abraham, isu tersebut awalnya mungkin hanya bertujuan mencari sensasi, namun kini sudah berkembang menjadi fitnah.

“Jadi ya ini pemberitaan-pemberitaan yang sebenarnya mungkin niatnya menghibur begitu ya awalnya ya mencari sensasi begitu. Tapi dengan viral seperti ini cukup merugikan klien kami namanya disebut-sebut begitu. Ini kan fitnah berarti ya,” tegasnya.

Tak hanya itu, pihak kuasa hukum juga membuka kemungkinan menempuh jalur hukum terhadap pihak-pihak yang dianggap menyebarkan fitnah atau sengaja membentuk opini negatif terhadap Sarwendah.

“Saya akan sampaikan dulu yang pertama bahwa klien kami menolak tegas bahwa framing lagi terhadap klien kami terkait pesugihan ini dilakukan oleh klien kami. Ditolak oleh klien kami bahwa klien kami ke sana murni melakukan syuting acara yaitu podcast Kakak Beradik temanya horor ya,” kata Chris Sam Siwu, SH.

“Jadi sudah ditegaskan sama klien kami, kami diminta untuk menyampaikan juga bahwa itu sekali lagi framing. Saya enggak tahu motivasinya apa. Kami akan pelajari video-video yang beredar. Kalau memang video ini disebarkan atau memang diframing menjelekkan nama baik klien kami, kami pasti akan lakukan upaya hukum seperti yang sebelum-sebelumnya ya. Jadi kita akan pelajari dulu terkait video yang beredar ya,” pungkasnya.

(anf)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:18
05:29
01:41
01:38
02:21
02:35

Viral