- Kolase tvOnenews.com / Instagram @republikaonline
Daftar Nama 9 Aktivis dan Jurnalis Asal Indonesia yang Diduga Diculik Otoritas Israel
tvOnenews.com - Kabar mengejutkan datang dari misi kemanusiaan menuju Gaza yang diikuti sejumlah aktivis dan jurnalis asal Indonesia. Munculnya laporan bahwa beberapa relawan yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla diduga dihadang hingga diculik oleh otoritas Israel saat berada di perairan internasional.
Melalui akun Instagram resmi media Republika Online @republikaonline pada 19 Mei 2026, pihak media mengunggah kabar mengejutkan terkait kondisi para relawan asal Indonesia yang tengah menjalankan misi kemanusiaan ke Gaza.
“Mari kawal bersama keselamatan saudara-saudara kita! Sebanyak 9 aktivis dan jurnalis asal Indonesia yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla (Global Peace Convoy Indonesia - GPCI) tengah menjalankan misi kemanusiaan suci berlayar menuju Gaza,” tulis Republika Online.
“Namun, kabar buruk menimpa perjalanan mereka. Beberapa di antaranya dilaporkan telah dihadang dan diculik secara ilegal oleh otoritas Israel di perairan internasional,” lanjut unggahan tersebut.
“Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia agar mereka selalu dalam lindungan-Nya dan bisa segera dibebaskan tanpa syarat,” tutup Republika Online.
Dalam unggahan itu, turut dibagikan daftar nama relawan dari Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) yang ikut dalam pelayaran menuju Gaza. Berikut daftarnya:
Kapal 51 Beit Hanun/Zefiro
1. Herman Budianto Sudarsono – Kapal Zefiro
2. Ronggo Wirasnu – Kapal Zefiro
Kapal No 12 Bora Alize
3. Bambang Noroyono - Kapal Bora Alize
Kapal No 28 Josef/Yusuf
4. Andi Angga Prasadewa – Kapal Josef
Kapal 29 Kasri Sadabat
5. Hendro Praswtyo – Kapal Kasr
6. Asad Aras Muhammad – Kapal Kasr-1
Kapal No 38 Ozgurluk
7. Thoudy Badai Rifan Billah – Kapal Ozgurluk
8. Andre Prasetya Nugroho – Kapal Ozgurluk
9. Rahendro Herubowo – Kapal Ozgurluk
Diketahui, dua nama dalam daftar tersebut merupakan jurnalis dari Republika Online, yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai Rifan Billah. Keterlibatan jurnalis dalam misi kemanusiaan ini pun membuat perhatian publik semakin besar, terutama setelah muncul dugaan intersepsi terhadap kapal yang mereka tumpangi.
Hingga kini, informasi mengenai kondisi para aktivis dan jurnalis tersebut masih terus dipantau.
Unggahan Instagram Republika Online. (Sumber: Instagram @republikaonline)
(anf)