- Tangkapan layar YouTube/TRANS7 OFFICIAL
3 Pernyataan Resmi Sarwendah terkait Tuduhan Pesugihan Gunung Kawi
tvOnenews.com - Tiga pernyataan resmi Sarwendah terkait tuduhan pesugihan Gunung Kawi akhirnya disampaikan kuasa hukum setelah namanya ramai diperbincangkan di media sosial. Video lama kunjungan Sarwendah ke Gunung Kawi kembali viral dan memunculkan berbagai spekulasi hingga menyeret sumber kekayaannya.
Isu ini bermula setelah video seorang juru kunci yang menyebut nama Sarwendah pernah mendatangi Gunung Kawi dalam tayangan YouTube Pesulap Merah.
Berbagai spekulasi pun bermunculan hingga menyeret kehidupan pribadi dan sumber kekayaan mantan personel Cherrybelle tersebut.
Tak sedikit yang kemudian mengaitkan kesuksesan Sarwendah dengan tudingan pesugihan Gunung Kawi.
Melalui kuasa hukumnya, Sarwendah akhirnya memberikan klarifikasi tegas terkait rumor yang beredar.
Pihaknya menegaskan bahwa kedatangan Sarwendah ke Gunung Kawi hanya untuk keperluan syuting podcast bertema horor bersama tim Kakak Beradik sekitar tahun 2021 hingga 2022.
Berikut 3 pernyataan resmi Sarwendah terkait tuduhan pesugihan Gunung Kawi:
1. Sarwendah Sebut Tuduhan Itu Hanya Framing
Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, menegaskan bahwa isu yang beredar dinilai sebagai framing yang merugikan nama baik kliennya. Pihaknya juga tengah mempelajari video-video yang viral di media sosial.
“Jadi sudah ditegaskan sama klien kami, kami diminta untuk menyampaikan juga bahwa itu sekali lagi framing. Saya enggak tahu motivasinya apa. Kami akan pelajari video-video yang beredar. Kalau memang video ini disebarkan atau memang diframing menjelekkan nama baik lain kami, kami pasti akan lakukan upaya hukum seperti yang sebelum-sebelumnya ya. Jadi kita akan pelajari dulu terkait video yang beredar ya,” jelas Chris Sam Siwu, SH.
Ia kembali menegaskan kemungkinan langkah hukum apabila ditemukan unsur pencemaran nama baik.
“Kalau memang video ini disebarkan atau memang diframing menjelekkan nama baik lain kami, kami pasti akan lakukan upaya hukum seperti yang sebelum-sebelumnya ya. Jadi kita akan pelajari dulu terkait video yang beredar ya,” jelas Chris Sam Siwu, kuasa hukum Sarwendah dalam keterangannya di YouTube Reyben Entertainment, 18 Mei 2026.
2. Sarwendah Dinilai Justru Bekerja Keras Siang dan Malam
Pernyataan kedua menyoroti aktivitas Sarwendah yang dinilai bertolak belakang dengan tudingan pesugihan. Chris Sam Siwu menyebut kliennya bekerja keras hampir tanpa henti.
“Lalu yang kedua, klien kami ini kalau dibilang pesugihan itu bertolak belakang dengan apa yang dilakukan oleh klien kami. Klien kami tuh kalau bisa dilihat dia bekerja dari pagi sampai malam, pagi sampai malam bertolak belakang dengan pesugihan. Pesugihan orang enggak usah kerja tiba-tiba datang semua tuh sendiri gitu ya,” ujar Chris Sam Siwu.
Ia bahkan menyinggung aktivitas live TikTok Sarwendah yang kerap dilakukan hingga larut malam.
“Nah, ini jauh. Dia benar-benar, klien kami benar-benar bekerja dari pagi sampai malam sampai pagi lagi gitu ya. Bisa dilihatlah di mungkin di TikTok live-nya gitu ya. Jadi memang enggak masuk akal kalau dia pesugihan harus sampai kerja sekeras itu,” lanjutnya.
3. Sarwendah Ajarkan Anak-anak soal Kerja Keras
Poin ketiga yang disampaikan pihak Sarwendah adalah prinsip hidup yang selalu dipegang sang artis dalam mencari rezeki. Menurut kuasa hukumnya, Sarwendah percaya kekayaan diperoleh melalui usaha dan kerja keras.
“Lalu yang ketiga bahwa klien kami memiliki prinsip ya bahwa mendapatkan kekayaan itu dengan kerja keras, tidak dengan hal-hal seperti itu. Itu yang disampaikan ya. Itu juga yang diajarkan kepada anak-anaknya juga,” kata Chris Sam Siwu.
Meski begitu, pihak Sarwendah mengaku masih mempelajari maksud dari video yang viral tersebut dan belum ingin berburuk sangka kepada pihak tertentu.
“Jadi kita belum tahu ini maksudnya apa. Memang secara video kami sudah pelajari tadi ada pihak dari pihak Gunung Kawi yang menyebut nama klien kami. Tetapi tidak dipastikan menyebut ke sana itu karena apa. Ya, jadi kita juga mau enggak mau berburuk sangka juga ke orang. Kita mau pelajari dulu ya,” ujarnya.
Chris Sam Siwu juga menyinggung sosok berinisial PM yang muncul dalam video tersebut.
“Dan kepada pihak yang memang ada di dalam video itu ya mungkin saya inisialkan PM ya. Itu kita lihat bahasanya seperti apa. Nanti kita lihat ya. Kalau memang ternyata hanya hal-hal yang sifatnya memang dia menyampaikan apa adanya ya kita lihatlah masih bisa kita maafkan apa enggak nanti kita diskusi dengan klien,” katanya.
Namun, pihak Sarwendah memastikan tidak akan tinggal diam jika tudingan tersebut dianggap sudah merugikan nama baik kliennya.
“Tapi kalau memang sudah menjurus menjelekkan nama klien kami pasti kami akan proses ya. Kami akan laporkan,” tegas Chris Sam Siwu.
(anf)