news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Dedi Mulyadi dan Teror Pocong.
Sumber :
  • tvOnenews.com Edit / YouTube KDM / tvOneNews

Warga Jabar Jangan Panik, Dedi Mulyadi Gandeng Aparat Demi Berantas Teror Pocong yang Meresahkan

Dedi Mulyadi gandeng aparat dari Babinsa hingga Pangdam demi berantas teror pocong yang meresahkan warga Jabar. Warga diminta waspada dan aktifkan siskamling.
Selasa, 26 Mei 2026 - 11:36 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Pocong bukan lagi sekadar cerita seram pengantar tidur, kini menjadi ancaman nyata yang meresahkan warga Jawa Barat bahkan di siang bolong. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, turun tangan langsung dan menggandeng aparat dari tingkat Babinsa hingga Pangdam demi memberantas teror pocong yang kian merajalela.

Fenomena oknum berpakaian pocong yang meresahkan warga di berbagai wilayah Jawa Barat mendapat respons serius dari Dedi Mulyadi. 

Karena dikenal aktif merespons masalah sosial dan keamanan warga, banyak netizen dan akun informasi lokal yang menyematkan tagar nama Dedi Mulyadi pada video-video laporan teror pocong yang beredar di media sosial.

Pada pagi hari 26 Mei 2026, Dedi Mulyadi mengunggah video di media sosial yang langsung merespons fenomena tersebut. 

Ia mengawali pesannya dengan pantun ringan namun sarat makna sebagai cara untuk menenangkan sekaligus mengajak warga Jawa Barat bertindak.

Dalam video tersebut, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa fenomena pocong ini bukan hal sepele dan telah nyata meresahkan masyarakat. 

Ia mencontohkan kejadian di kawasan Lembang, Bandung, di mana oknum berpakaian pocong sampai harus ditertibkan oleh Satpol PP karena beraksi pada siang hari dengan cara meminta-minta kepada setiap kendaraan yang melintas, sehingga mengganggu kenyamanan dan ketertiban lalu lintas.

Dedi Mulyadi juga mengungkapkan bahwa modus oknum pocong ini semakin beragam dan tersebar di berbagai daerah, mulai dari mencuri kambing hingga mengetuk-ngetuk pintu rumah warga. 

Ia mengelompokkan tiga modus utama yang kerap digunakan, yakni minta-minta, pencurian atau perampokan, serta sekadar iseng atau main-main. Ketiganya dinilai Dedi Mulyadi sama-sama meresahkan dan tidak bisa dibiarkan.

Sebagai langkah nyata, Dedi Mulyadi mengajak seluruh warga untuk mengaktifkan kembali sistem siskamling secara gotong royong di lingkungan masing-masing. 

Ia menyebut sejumlah cara praktis yang bisa langsung diterapkan, mulai dari mengaktifkan grup WhatsApp warga, membunyikan alarm saat ada potensi bahaya, hingga menggunakan kentongan bagi warga di pedesaan.

Tidak berhenti di situ, Dedi Mulyadi juga secara tegas menggerakkan seluruh jajaran aparat keamanan untuk turun bersama mengamankan situasi.

"Para Babinsa, Bhabinkamtibmas bisa bahu-membahu untuk bersama-sama menjaga kenyamanan dan ketenangan warga," ujar Dedi Mulyadi.

"Para Kapolsek, para Danramil mendorong patroli. Para Kapolres, Kapolresta, Kapolres Metro di seluruh wilayah bisa terus menggerakkan seluruh kekuatannya, menjamin kenyamanan dan keamanan warga," lanjutnya.

Dedi Mulyadi bahkan memastikan koordinasi hingga ke tingkat komando tertinggi di wilayahnya.

"Saya akan berkoordinasi dengan Kapolda Jabar, Pangdam III Siliwangi, Kapolda Metro Jaya, dan Pangdam Jaya," tegasnya.

Ia pun menekankan bahwa keamanan warga adalah tanggung jawab bersama seluruh penyelenggara negara.

"Seluruhnya adalah tanggung jawab kita sebagai penyelenggara negara yang harus menjamin keamanan dan kenyamanan warga."

"Mari kita hadapi berbagai hal yang mengganggu warga dengan sungguh-sungguh dan mari kita bersama menjaga keamanan dan ketertiban warga," ajaknya.

Dedi Mulyadi menutup videonya dengan pesan yang tegas namun menenangkan bagi seluruh warga Jawa Barat.

"Untuk warga panik jangan, waspada harus," tutup Dedi Mulyadi.

(anf)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:13
01:30
05:01
01:06
05:53
07:09

Viral