news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi sendok garpu.
Sumber :
  • Ilustrasi AI Gemini

Mitos atau Fakta? Masak Daging Pakai Sendok atau Garpu Logam dapat Lebih Empuk Meski Tanpa Presto

Benarkah trik memasak daging dengan pakai sendok atau garpu logam bikin cepat empuk tanpa presto? Apakah tips ini mitos atau fakta? Simak ulasannya berikut.
Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:43 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Pernahkah Anda mendengar rahasia dapur yang menyebutkan bahwa merebus daging bersama sendok atau garpu logam bisa menjadi lebih empuk?

Memasak daging hingga mendapatkan tekstur yang lembut dan juicy biasanya membutuhkan waktu yang cukup lama atau dengan bantuan panci presto.

Bagi sebagian orang, tips memasak dengan memasukkan sendok atau garpu logam dapat menyelamatkan rahang agar tidak lelah mengunyah daging.

Namun, apakah metode ini benar-benar efektif secara ilmiah, ataukah sekedar mitos belaka yang terlanjur dipercaya masyarakat?

Dikutip dari laman resmi IPB University, dosen Fakultas Peternakan IPB Dr Tuti Suryati mengungkapkan anggapan ini merupakan fakta dan benar adanya.

Pasalnya, penggunaan sendok atau garpu logam dalam rebusan daging bisa mempercepat proses empuk daging.

Hal ini berkaitan dengan kemampuan sendok dan garpu logam sebagai konduktor panas.

“Keberadaan sendok dalam air rebusan dapat meningkatkan dan mempertahankan panas air dan udara dalam panci lebih cepat dan stabil. Panas tersebut kemudian ditransfer ke jaringan daging, sehingga daging menjadi lebih cepat empuk dibandingkan tanpa menggunakan sendok atau garpu logam,” jelas Dr Tuti Suryati.

Ilustrasi daging kurban
Sumber :
  • Ilustrasi AI Gemini

Selain dengan cara ini, supaya daging lebih empuk tanpa menggunakan panci presto dapat menggunakan teknik rebus 5-30-7.

Artinya, rebus daging sebanyak tiga kali dengan panci tertutup agar panas tidak menyebar.

“Teknik ini terdiri dari merebus daging selama 5 menit dalam air mendidih dengan api sedang-besar dan panci tertutup. Lalu matikan api dan mendiamkannya selama 30 menit tanpa membuka tutupnya. Setelah itu, api dinyalakan kembali dan daging direbus lagi selama 7 menit,” terangnya.

Tuti menjelaskan metode ini dapat menjaga panas tetap terperangkap dalam daging secara konstan dan tidak berlebihan.

Teknik ini memungkinkan terjadinya degradasi otot secara konstan tanpa menyebabkan denaturasi atau pengerutan protein yang berlebihan.

Hal ini sangat efektif meminimalkan risiko daging menyusut, yang biasanya membuat tekstur menjadi lebih kering dan alot.

Tak hanya dengan metode ini, Tuti juga menyarankan dengan penggunaan bahan alami seperti daun pepaya, nanas, kiwi, atau jahe yang dapat membuat daging lebih empuk.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:15
01:03
09:09
05:21
07:09
01:51

Viral