news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Mahkota Binokasih, pusaka peninggalan Kerajaan Sunda Pajajaran dari abad ke-14.
Sumber :
  • Ist

Alasan Utama KDM Dorong Kajian Ilmiah Batutulis dan Mahkota Binokasih

Belum lama ini, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menjelaskan alasan utama mendorong kajian ilmiah soal batutulis dan mahkota binokasih
Senin, 1 Juni 2026 - 09:00 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tengah semangat mendorong adanya kajian ilmiah soal Batutulis dan Mahkota Binokasih.

Hal tersebut bukan tanpa alasan, Dedi Mulyadi lakukan itu karena ingin mengubah pola pikir masyarakat. 

Merubah sebuah sejarah yang bernilai ilmiah bukan bernilai mitos. Dengan begitu, KDM bersama Pemerintah Provinsi resmi menginisiasi penyusunan naskah kajian akademik komprehensif.

Dedi Mulyadi di acara puncak Kirab Mahkota Binokasih, Bandung
Sumber :
  • YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Hal tersebut terkait Prasasti Batutulis, dan Mahkota Binokasih Sang Hyang Pake untuk mengubah cara pandang masyarakat dari pola pikir mistis menjadi pemahaman sejarah ilmiah.

"Jadi Batutulis nanti harus ada buku akademiknya, memberikan kajian secara komprehensif, dimulai dari tanggal pembuatan, bahan pembuatan, siapa yang membuat, apa arti tulisannya dan nanti kemudian Mahkota Binokasih Sanghyang Pake juga sama," ujar Dedi dalam antara, Senin (1/6).

Lebih lanjut, Dedi juga menyampaikan hal tersebut dalam Diskusi Kecagarbudayaan di Museum Pajajaran Bogor, Kamis (14/5) yang dihadiri beberapa ahli. 

Seperti Ahli Epigrafi Titi Surti Nastiti yang memaparkan data kesejarahan, bahwa Prasasti Batutulis diukir atas perintah Raja Surawisesa.

Mahkota Binokasih, pusaka peninggalan Kerajaan Sunda Pajajaran dari abad ke-14
Sumber :
  • Ist

Sehubungan dengan ini, Kang Dedi Mulyadi menyebut naskah akademik diproyeksikan sebagai landasan yuridis, dan sosiologis dalam penyusunan tata ruang, tata bangunan.

Juga termasuk tata kelola sektor pendidikan dan kesehatan di Jawa Barat, guna menciptakan kesinambungan mutlak antara linimasa masa lalu dan masa depan.

Sementara soal Mahkota Binokasih sendiri telah diarak ke sejumlah daerah di Jawa Barat dalam rangkaian Milangkala Tatar Sunda, sebagai sarana napak tilas historis yang valid bagi publik.

Sebelumnya gagasan ini menjadi sorotan publik karena dianggap berbeda dari pendekatan pembangunan pada umumnya.

Naskah Akademik Mahkota Binokasih Disiapkan Jadi Fondasi Kebijakan Jawa Barat

Kang Dedi Mulyadi menegaskan pentingnya penyusunan naskah akademik yang komprehensif terkait Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih Sanghyang Pake. 

Ia menilai, masyarakat perlu mendapatkan penjelasan ilmiah agar benda bersejarah tersebut tidak terus dipandang secara mistis atau identik dengan hal klenik.(klw)

 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

15:48
01:37
01:39
01:58
07:15
01:03

Viral