- Kolase tvOnenews.com/ Instagram @sarwendah29
Kuasa Hukum Sarwendah Keberatan, Tudingan Persulit Ruben Onsu Bertemu Anak Dinilai Menyesatkan
tvOnenews.com - Sarwendah kembali menjadi sorotan setelah muncul tudingan yang menyebut dirinya mempersulit Ruben Onsu untuk bertemu dengan anak-anak mereka. Namun, pihak kuasa hukum Sarwendah kini angkat bicara dan membantah keras narasi yang beredar di publik tersebut.
Menurut kuasa hukum Sarwendah, tuduhan bahwa kliennya menghalangi Ruben bertemu anak tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya terjadi.
Mereka bahkan menilai informasi yang disampaikan ke ruang publik terkait hal itu berpotensi menyesatkan karena tidak menggambarkan kondisi secara utuh.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, dalam tayangan YouTube Sambel Lalap yang diunggah pada 2 Juni 2026.
Kuasa Hukum Sarwendah. (Sumber: YouTube Sambel Lalap)
Chris menjelaskan bahwa persoalan komunikasi menjadi hal penting dalam mengatur pertemuan dengan anak.
Ia menyoroti informasi yang beredar mengenai pesan Ruben kepada anaknya yang disebut tidak mendapat balasan selama satu bulan.
"Terkait soal anak, disampaikan tadi sama teman-teman media bahwa RO sudah chat anaknya tapi sebulan tidak dibalas," ucap Chris Sam Siwu.
Menurut Chris, jika tujuan komunikasi adalah mengatur pertemuan dengan anak, maka seharusnya komunikasi juga dilakukan kepada Sarwendah sebagai orang tua yang mengatur jadwal dan aktivitas anak-anak.
"Sekarang sederhanalah, yang di-chat itu harusnya selain anaknya siapa? Ibunya dong, ya kan. Ibunya yang mengatur posisinya, jadwal. Tapi kalau enggak pernah chat ke ibunya, ya enggak pernah berusaha datang ke rumah untuk meminta, ya minimal datang kalau enggak bisa dihubungin gitu, itu enggak pernah. Lalu tiba-tiba dibilang dipersulit," lanjut Chris.
Atas dasar itu, Chris menilai tuduhan yang menyebut Sarwendah mempersulit Ruben Onsu bertemu anak tidak memiliki dasar yang kuat.
"Sehingga saya bilang ya informasi dari lawyernya RO atau dari RO dibilang mempersulit kan enggak sesuai dengan fakta ya. Tidak sesuai dengan fakta menurut saya adalah menyesatkan karena itu disampaikan di publik," tegas Chris.
Lebih lanjut, Chris juga menanggapi pernyataan yang meminta agar hak Ruben untuk bertemu anak-anaknya diberikan terlebih dahulu. Menurutnya, hingga saat ini tidak ada pihak yang melarang Ruben untuk menemui anak-anaknya.
"Bicara soal anak dulu. Berikan dulu menurut kuasa hukum RO, berikan dulu haknya supaya ketemu anak. Loh, siapa yang melarang untuk ketemu anak? Datang dulu, WA ibunya ya kan," ujarnya.
Chris kembali menekankan bahwa komunikasi yang dilakukan langsung kepada anak tidak bisa dijadikan dasar untuk menyimpulkan adanya upaya mempersulit akses pertemuan.
"Ini kan WA-nya langsung ke anak ya. Tadi teman-teman media nih ya kan bilangnya bahwa RO WA ke anaknya, sebulan kemudian baru dibalas. Loh sekarang yang salah siapa? Ya WA lah ke ibunya dong gitu ya," kata Chris.
Menurut Chris, koordinasi terkait jadwal anak seharusnya dilakukan dengan Sarwendah sebagai orang tua yang mendampingi aktivitas sehari-hari anak-anak. Ia bahkan meyakini komunikasi tersebut akan mendapat respons apabila dilakukan dengan cara yang tepat.
"Ada enggak coba tunjukin WA ke ibunya enggak dibalas. Saya yakin hari ini jam ini di-WA ibunya, hari itu juga langsung dibalas sama ibunya mau seperti apa, mau ketemu di mana, jadwalnya A-B. Itu kan namanya koordinasi. Jadi belum dilakukan koordinasi itu langsung berkoar bahwa dipersulit kan ngaco gitu. Itu yang kita agak keberatan," ungkapnya.
Melalui pernyataan tersebut, pihak kuasa hukum Sarwendah menegaskan bahwa tidak ada larangan bagi Ruben Onsu untuk bertemu dengan anak-anaknya.
Mereka menilai tudingan yang menyebut Sarwendah mempersulit akses pertemuan tidak sesuai fakta karena komunikasi dan koordinasi yang semestinya dilakukan belum dilakukan secara maksimal.
(anf)