news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Fabiola Elizabeth.
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Animasi Domba Garut

Siapa Sih Fabiola Elizabeth? Mantan Artis yang Jadi Tersangka Sindikat Love Scamming Internasional Rp41 Miliar

Mantan artis Fabiola Elizabeth Agnes menjadi tersangka. Mantan istri Reza SMASH itu diduga terlibat dalam love scamming atau peninpuan online raup Rp41 miliar.
Selasa, 2 Juni 2026 - 18:21 WIB
Reporter:
Editor :

Selain itu, Fabiola Elizabeth merupakan mantan istri Reza Anugrah alias Reza Smash. Pernikahan mereka terjadi pada 2018 yang membuat wanita tersebut semakin dikenal oleh publik.

Melalui pernikahan ini, Fabiola dan Reza Smash dikaruniai seorang anak laki-laki pada 2019. Sayangnya rumah tangga wanita berkebangsaan Jerman itu tidak berlangsung lama.

Fabiola dan Reza resmi bercerai pada 2020. Hal itu terjadi setelah menjalani sekitar dua tahun pernikahan.

Keterlibatan dalam Kasus Love Scamming Internasional

Nama Fabiola diduga kuat sebagai mantan artis yang terlibat dalam kasus penipuan daring berbasis internasional. Hal ini terlihat dari tato di leher dan di bagian tangannya.

Polisi menuturkan tugas utama Fabiola. Mantan istri Reza Smash itu menjadi model melayani permintaan interaksi secara langsung kepada korban.

Interaksi dari wanita tersebut berhasil membangun kepercayaan terhadap ratusan korban. Rata-rata korban yang menjadi sasaran bidikan sindikat lintas negara ini sedikitnya 133 orang dari warga negara Amerika Serikat (AS).

Perannya menyediakan berbagai foto persuasif. Perempuan tersebut dan para pelaku juga melakukan panggilan video call melalui aplikasi kencan daring.

Adapun beberapa aplikasi menjadi pergerakan modus pig butchering, antara lain Tinder, Puf dan Boo hingga berbagai platform media sosial seperti Facebook dan sebagainya.

Para korban diarahkan ke aplikasi percakapan pribadi. Perempuan itu terus membangun kepercayaan agar para korban menanamkan modal dana lewat platform investasi atau kripto bodong.

Akibatnya, perempuan tersebut menjadi salah satu dari 39 tersangka. Adapun 33 orang yang terdiri dari 11 WNA dan 22 WNI bertugas sebagai marketing untuk menjaring korban di aplikasi kencan dengan cara menggunakan identitas palsu.

(hap)

 

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:17
01:06
03:52
04:26
01:37
01:24

Viral