news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Sherly Tjoanda, Gubernur Maluta.
Sumber :
  • Instagram @s_tjo

Sherly Tjoanda Bawa Kabar Baik untuk Warga Malut, Obat Pasien Rawat Jalan Kini Bisa Diantar Langsung ke Rumah

Sherly Tjoanda bawa kabar baik untuk warga Malut. Lewat program SOBAT KITA, pasien rawat jalan kini tak perlu lagi mengantre lama untuk mengambil obat.
Jumat, 5 Juni 2026 - 13:28 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Pemerintah Provinsi Maluku Utara kembali menghadirkan inovasi yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, baru-baru ini mengumumkan layanan baru yang memungkinkan pasien rawat jalan mendapatkan obat tanpa harus menunggu lama di rumah sakit.

Program yang diberi nama SOBAT KITA (Solusi Obat Kitorang Antar) itu resmi diterapkan di RSUD dr. H. Chasan Boesoirie. 

Melalui layanan tersebut, pasien tidak lagi diwajibkan mengantre di instalasi farmasi setelah selesai menjalani pemeriksaan dokter.

Dalam video yang diunggah melalui media sosial pribadinya, Sherly Tjoanda menjelaskan bahwa inovasi ini dirancang untuk memberikan kenyamanan lebih bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, saya Sherly Laos, Gubernur Maluku Utara, membawa kabar baik bagi masyarakat Maluku Utara. Kini, pasien rawat jalan di RSUD Chasan Boesoirie tidak perlu lagi menunggu lama di antrian farmasi setelah selesai diperiksa dokter," kata Sherly Tjoanda dikutip dari Instagram pribadinya.

Menurut Sherly, pasien cukup menyelesaikan proses administrasi seperti biasa dan memastikan alamat rumah serta nomor telepon atau WhatsApp yang aktif telah tercatat dengan benar.

Setelah itu, pasien dapat langsung pulang tanpa harus menunggu obat selesai diproses.

"Melalui inovasi sobat kita, yaitu solusi obat Kitorang Antar, pasien cukup menyelesaikan administrasi, memastikan alamat rumah lengkap dan nomor telepon atau WhatsApp aktif, kemudian dapat langsung pulang untuk beristirahat," jelasnya.

Layanan ini menjadi solusi atas salah satu keluhan yang kerap dihadapi pasien rawat jalan, yakni lamanya waktu tunggu di bagian farmasi.

Tidak sedikit pasien yang harus menunggu cukup lama setelah berkonsultasi dengan dokter hanya untuk menerima obat yang diresepkan.

Melalui program SOBAT KITA, seluruh proses tersebut akan dilakukan oleh pihak rumah sakit.

Setelah resep diterima oleh instalasi farmasi, obat akan diproses, disiapkan, dan dikemas sesuai standar keamanan sebelum dikirim ke alamat pasien.

"Setelah resep diterima oleh instalasi farmasi, obat akan diproses, disiapkan, dan dikemas dengan aman, kemudian diantar langsung ke rumah pasien melalui kerjasama dengan PT POS Indonesia dan Mitra Kurir Lokal," ungkapnya.

Kerja sama dengan PT Pos Indonesia dan kurir lokal diharapkan mampu mempercepat distribusi obat sekaligus menjangkau lebih banyak wilayah di Maluku Utara.

Selain itu, pasien juga akan mendapatkan pemberitahuan mengenai status pengiriman melalui WhatsApp sehingga proses pengantaran dapat dipantau dengan lebih mudah.

"Pasien juga akan menerima informasi pengantaran melalui WhatsApp, sehingga proses layanan dapat dipantau dengan mudah."

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda.
Sumber :
  • Instagram sherly @t_jo

Salah satu poin yang paling menarik perhatian masyarakat adalah estimasi waktu pengantaran yang relatif singkat. 

Berdasarkan penjelasan yang disampaikan, obat ditargetkan tiba di rumah pasien dalam waktu maksimal empat jam setelah resep diterima oleh instalasi farmasi.

Target tersebut menunjukkan upaya rumah sakit untuk menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Dengan berkurangnya waktu tunggu di rumah sakit, pasien dapat segera beristirahat dan fokus pada proses pemulihan.

"Dengan estimasi layanan maksimal 4 jam sejak resep diterima oleh instalasi farmasi, Sobat kita hadir untuk mengurangi waktu tunggu, meningkatkan kenyamanan pasien, dan mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat."

Konsep ini dinilai efektif untuk meningkatkan kepuasan pasien sekaligus mengurangi kepadatan antrean di fasilitas kesehatan.

Sherly Tjoanda menegaskan bahwa kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya diukur dari keberhasilan pengobatan, tetapi juga dari kemampuan pemerintah dan rumah sakit dalam menghargai waktu masyarakat.

"Karena pelayanan yang baik bukan hanya tentang mengobati, tetapi juga menghargai waktu dan kenyamanan masyarakat. Tapi buat kalian yang tetap mau ngantri, silahkan. Terima kasih, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,"

Pernyataan tersebut juga kembali ditegaskan dalam keterangan yang ia tulis pada unggahan media sosialnya.

"Masih harus menunggu lama di rumah sakit hanya untuk mengambil obat?

Kini tidak lagi.

RSUD dr. H. Chasan Boesoirie menghadirkan SOBAT KITA (Solusi Obat Kitorang Antar), layanan antar obat langsung ke rumah pasien rawat jalan.

✅ Setelah diperiksa dokter, selesaikan administrasi seperti biasa.

✅ Pastikan alamat rumah lengkap dan nomor WhatsApp aktif.

✅ Pasien bisa langsung pulang dan beristirahat.

✅ Obat diproses oleh Instalasi Farmasi dan diantar ke rumah melalui kerja sama dengan PT Pos Indonesia dan mitra kurir lokal.

✅ Informasi pengantaran akan dikirim melalui WhatsApp.

⏱️ Estimasi obat tiba maksimal 4 jam setelah resep diterima Instalasi Farmasi.

Lebih cepat.
Lebih nyaman.
Tanpa perlu menunggu antrean farmasi

Karena pelayanan kesehatan yang baik bukan hanya tentang pengobatan, tetapi juga menghargai waktu dan kenyamanan masyarakat."

Kehadiran program SOBAT KITA menjadi salah satu langkah konkret Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam memperbaiki kualitas layanan kesehatan publik. 

(tsy)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:30
01:38
04:38
05:50
03:19
16:02

Viral