news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kolase Sarwendah dan Ruben Onsu.
Sumber :
  • YouTube TRANS TV Official

Komnas Anak Sentil Pola Asuh Sarwendah, Singgung Risiko Kehilangan Hak Asuh di Tengah Konflik dengan Ruben Onsu

Sorotan terhadap konflik yang melibatkan Sarwendah dan Ruben Onsu semakin meluas. Bukan hanya soal nafkah anak tapi juga pola asuh yang dikomentari Komnas Anak.
Jumat, 12 Juni 2026 - 23:40 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Sorotan terhadap konflik yang melibatkan Sarwendah dan Ruben Onsu kini semakin meluas.

Bukan hanya soal nafkah anak dan hubungan keduanya pasca perceraian, pola asuh terhadap anak-anak mereka juga mulai menjadi perhatian publik.

Perhatian tersebut mencuat setelah beredarnya video yang memperlihatkan salah satu anak Sarwendah terlibat dalam siaran langsung atau live bersama Giorgio Antonio.

Sarwendah, Giorgio Antonio, dan Ruben Onsu
Sumber :
  • Kolase Instagram/@giorgioantonioc & Tangkapan layar YouTube Just Ruben

Cuplikan tersebut memicu beragam reaksi dari masyarakat hingga akhirnya mendapat tanggapan dari Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak).

Ketua Umum Komnas Anak, Agustinus Sirait, menilai keterlibatan anak dalam aktivitas media sosial yang berkaitan dengan urusan orang dewasa perlu mendapat perhatian serius.

"Jangan membawa anak ke dalam sosial media untuk ikut ke aktivitas orang dewasa. Itu lebih banyak efek negatifnya yang didapat daripada positifnya," kata Sirait, dikutip dari YouTube Intens Investigasi.

Menurutnya, keterlibatan anak dalam konten semacam itu berpotensi menimbulkan dampak negatif yang lebih besar dibandingkan manfaat yang diperoleh.

Tak Tahan Lagi, Ruben Onsu Pasang Foto Giorgio Antonio dan Beri Teguran Keras Saya Masih Ayah Kandung Anak-anak Saya!
Sumber :
  • Instagram Ruben Onsu

"Apalagi ini selebritas RO (Ruben Onsu) dan S (Sarwendah) yang sedang berkonflik, kemudian wajah anak terpampang. Semua orang kenal anaknya, kemudian anak bersekolah, ketemu guru, ketemu temennya jadi bahan pertanyaan juga. Itu kan jadi efek buruk juga buat sisi mental anak," tambahnya.

Selain itu, ia mempertanyakan apakah anak-anak yang tampil dalam siaran langsung tersebut telah memberikan persetujuan atau memahami konsekuensi dari keterlibatan mereka.

Menurutnya, ketika sebuah live memiliki tujuan komersial, keterlibatan anak perlu mendapat perhatian khusus agar tidak mengarah pada praktik eksploitasi.

"Saya agak miris juga, ada di situ live TikTok dia jualan, tapi kok acara tidur-tidur? Itu kayak acara rumah tapi kok ada sisi komersial juga. Itu dilarang lho untuk anak dibawa ke dalam dunia live TikTok yang kemudian untuk komersial. Nanti bisa kena eksploitasi," tuturnya.

Momen Live Jualan Sarwendah dan Gio
Sumber :
  • Instagram @fypgosip

Di tengah polemik yang berkembang, Agustinus turut menyinggung persoalan hak asuh anak.

Ia menjelaskan bahwa secara hukum, setiap pihak memiliki hak untuk mengajukan permohonan perubahan hak pengasuhan atau perwalian ke pengadilan.

"Kalau untuk mengajukan hak perwalian anak atau hak pengasuhan itu sah-sah aja, setiap orang punya hak untuk mengajukan itu. Nanti dilihat lagi, nanti pengadilan melihat dokumen-dokumen itu apakah dia layak untuk haknya dialihkan. Nanti pengadilan yang memutuskan itu," jelas Sirait.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa keputusan mengenai hak asuh tidak bisa ditentukan berdasarkan opini publik semata.

Pengadilan akan menilai seluruh dokumen, bukti, serta pertimbangan hukum yang diajukan oleh masing-masing pihak sebelum mengambil keputusan.

Dengan kata lain, peluang untuk mengajukan perubahan hak asuh memang terbuka, tetapi hasil akhirnya sepenuhnya berada di tangan majelis hakim yang menangani perkara tersebut.

Lebih jauh, Komnas Anak mengingatkan agar konflik antara Sarwendah dan Ruben Onsu tidak terus berlarut-larut.

Ia berharap kedua belah pihak dapat menyelesaikan perbedaan yang ada melalui komunikasi yang baik dan mengedepankan jalan damai.

Sebab, anak-anak berpotensi menjadi pihak yang paling terdampak apabila perseteruan orang tua terus berlangsung di ruang publik. (asl)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:56
01:32
01:41
01:29
06:21
01:48

Viral